Langsung ke konten utama

Postingan

Psst!

  Doc: Google “Psst!” Ia terkesiap. Pikirannya langsung teringat akan peringatan dari kakek penjaga warung tempatnya membeli kopi sebelum pendakiannya sore ini: “ Kalau kamu tiba-tiba mendengar suara ‘psst’ seperti suara orang memanggil, tapi bunyi itu saja, pokoknya tunggu sampai kamu dengar dia bilang sesuatu. Misalnya ‘Hei,’ ‘halo,’ dan lainnya , itu berarti orang biasa. Kalaupun kamu tidak sengaja langsung menengok ke sumber suara, nunduk! Jangan sampai kamu lihat mukanya. Mati kamu! Pokoknya jangan balas apa-apa, pergi pelan-pelan jalan biasa. Tapi kalau kamu nengok dan ga ada apa-apa, lari.” “Psst!” Sudah dua kali suara tersebut terdengar. Masih belum ada suara lain yang terdengar, bahkan suara binatang malam juga lenyap. Menakutkan. “Psst!” Itu yang ketiga. Keringat dingin sudah mengaliri kening, seraya kakinya berusaha terus berjalan sepelan mungkin. “Psst! Psst! Psst! Psst! Psst! Psst!” Demi tuhan. Ingin cepat-cepat pergi, tapi ia ingat aturan yang diberitahu sang kakek t
Postingan terbaru

Guru

Doc: Google Suatu hari, ada seorang gadis muda bernama Amanda.  Namun, teman-temannya sering memanggilnya dengan sebutan Mandes.  Ia sering tidak ingin pergi ke sekolah. Walaupun ia selalu mendapatkan nilai bagus di sekolahnya, ia selalu bermasalah dengan gurunya. Pada hari pertama ia kembali ke sekolah, Mandes kaget karena ia menemukan seorang guru baru di sekolahnya. Guru tersebut adalah seorang wanita berusia tiga puluh tahunan dengan ekspresi wajah datar. Tipikal orang tanpa selera humor. Ketika di kelas, teman sebangkunya, Vera, mengacungkan tangannya dan bertanya kepada guru tersebut. “Bu, mengapa tahi lalatmu terus berubah?” Tiba-tiba guru itu tampak bingung.  “Apa yang kau bicarakan?” Tanyanya. “Tahi lalat diwajahmu, mereka terus berubah. Hari Senin anda memiliki satu tahi lalat, tetapi hari Selasa dan Rabu berubah menjadi tiga tahi lalat.” Tutur Vera. Mandes juga ikut memperhatikan, ternyata memang berbeda. Guru tersebut hanya berkata. “Seperti yang kamu lihat, saya hanya memp

Tren

Doc. Google   Ini salah satu cerita nyata saat aku masih SD. Untuk latar belakangnya, pada saat itu, ada tren untuk menusuk kulit jari dengan jarum, yang mana akan membuat jarum tersebut seakan menempel pada jari. Entah apa namanya. Kata teman-temanku, caranya mudah saja. Cukup sehati-hati mungkin menekan ujung jari dengan jarum, kemudian ditusukkan pada kulit jari, hingga ujung jarum tersebut keluar. Banyak juga temanku yang bisa menusukkan banyak jarum pentol warna-warni pada satu jari, sehingga tangannya terlihat ‘keren’ penuh dengan jarum. Hanya saja, kulit tanganku terbilang tipis. Gagal terus saat kucoba melakukannya, sampai jari-jariku suka tampak terkelupas dimana-mana. Suatu sore, aku dan ketiga orang teman perempuanku bersepeda bersama ke SD ku. Karena di area depan gedung SD, para penjual jajanan masih berdagang hingga maghrib tiba. Dari penjual mainan hingga kue-kue tradisional, semuanya ada. Lalu rencananya, kami akan makan jajanan tersebut di kelas, dan main di l

Syarat Perjalanan KRL Jabodetabek Saat PPKM Diperpanjang

  Doc : cnnindonesia.com KAI Commuter telah menetapkan syarat perjalanan menggunakan KRL di masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 sejak 31 Agustus hingga 6 September 2021. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengungkapkan, “Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 58 tahun 2021, pengguna KRL masih diwajibkan menunjukkan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan," Selasa (31/8/2021). STRP diwajibkan untuk para pengguna yang menjadikan kelengkapan dokumen yang disyaratkan oleh petugas stasiun. Selanjutnya Anna juga mengatakan, operasional dan layanan KAI Commuter juga masih berjalan sesuai dengan ketentuan di masa PPKM. Sebanyak 983 perjalanan KRL per hari dari pukul 04.00-22.00 WIB yang masih beroperasional di Jabodetabek. "Sejalan dengan itu, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelayanan kepada para penggunanya, mula

5 Fakta Menarik Dari Drama Korea Police University yang Dibintangi Oleh Jung Jinyoung

Doc : Pinterest Drama Korea Police University ini membuat menarik perhatian publik karena memiliki alur cerita yang unik serta dibintangi oleh aktor dan aktris papan atas.  Drama Police University ini perdana tayang pada 9 Agustus 2021 di saluran televisi KBS. Drama ini disutradarai oleh Yoo Kwan Mo dengan jumlah 16 episode yang diperkirakan akan berakhir pada 11 Oktober 2021.  Meskipun tema yang disajikan tentang mahasiswa kepolisian, akan tetapi drama Korea ini juga diberi sentuhan kisah romantis dan komedi yang memberikan gelak tawa bagi penontonnya. Selain itu, drama ini juga menyajikan kesan misteri dengan memberikan balutan aksi untuk menangkap penjahat kelas kakap.  Drama Police University ini berawal dari seorang siswa tingkat akhir bernama Kang Seon Ho (Jung Jinyoung) ingin berkuliah. Namun, karena keterbatasan ekonomi, ia memilih untuk mendaftar ke kampus kepolisian yang di mana tidak dipungut biaya. Selain itu, juga karena ketertarikannya pada seorang wanita yaitu Oh Kang

Mimpi Buruk

Doc. Liputan6.com  Di suatu malam, seorang anak membangunkan ayahnya yang sedang tidur. "Ayah, ayo bangun ayah!" Sahutnya panik sambil menggoyang-goyangkan bahu sang ayah. Menahan kantuk, ayahnya pun akhirnya terbangun. "Ada apa, nak?" Tanyanya. Si anak pun mengatakan kalau ia mimpi buruk. Saat sang ayah memintanya untuk bercerita, anak itu menolak. “Karena dalam mimpiku, ketika aku menceritakannya kepada ayah, makhluk yang memakai kulit mama itu bangun,” katanya. Begitu si anak menyelesaikan kalimatnya, selimut yang dikenakan ayahnya ditarik ke belakang. Ia terdiam seketika. Ketakutan melihat pada sosok di belakang ayahnya. Sang ayah yang kebingungan pun merasakan hal yang aneh pada selimut yang ia pakai. Ditambah raut wajah ketakutan yang ditampilkan anaknya. Perlahan-lahan, sang ayah pun menengokkan kepalanya ke belakang. Tampaklah sosok yang menarik selimutnya. Jelas bukan manusia. Gigi bertaring panjang itu merobek bibir bawahnya. Tampak tajam sekali. Kedua lub

Masyarakat Bodetabek Memiliki Syarat Untuk Menggunakan Vasksin Moderna

  ( Sumber : Rakyat Merdeka ) Pandemi Covid-19 mewajibkan seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi, dalam rangka mencegah penyebaran pada saat pandemi Covid-19, membentuk kekebalan tubuh dan sebagai salah satu cara untuk menghentikan pandemi Covid-19. Penggunaan vaksin Moderna yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19 memiliki syarat dan ketentuan bagi masyarakat yang berada dikawasan Bodetabek. Dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendistribusikan sebanyak 5.102.300 juta dosis vaksin. Tersedia 200.060 dosis vaksin Moderna untuk DKI Jakarta, vaksin Moderna telah dilakukan sebanyak 35 pada fasilitas kesehatan (faskes) untuk Kawasan khusus Ibu kota,   vaksin Moderna dianjurkan bagi masyarakat yang sudah berusia diatas 18 tahun.   Vaksin Moderna memiliki persyaratan tambahan yang berupa surat yang memberikan pernyataan atau keterangan dokter bahwa warga tersebut belum pernah menerima vaksin Covid-19 sama sekali. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendistrib