Popular Posts

Wednesday, May 23, 2018

WEBSITE DAN PERANANANYA BAGI GENERASI MILLENIALS

Gambar 1: Dosen Tamu saat memberikan paparan mengenai SEO dan SEM

Bicara mengenai teknologi, tentu bukan hal yang baru. Saat ini, banyak berubah karena peranan teknologi. Bukan hanya perkembangannya yang semakin canggih, diharapkan para penggunanya pun cerdas memanfaatkan teknologi. 2018 adalah tahun emas bagi generasi  muda. Tak heran kaum millenial memanfaatkan teknologi sebagai kebutuhan berbagi infomasi. Begitu besar peran teknologi terhadap keberlangsungan hidup yang diakses melalui internet untuk kebutuhan pemenuh informasi salah satunya adalah website.

Melihat fenomena ini, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecturer untuk melihat bagaimana teknologi banyak berpengaruh bagi generasi millennial khususnya mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Bakrie. Acara yang mengangkat tema Enhaching Digital Marketing Trough Website and SEO Strategy  ini membahas bagaimana website dan bisnis saling berhubungan. Acara yang dilaksanakan pada 22 Mei 2018 di Ruang 1 dan 2 Universitas Bakrie ini, membahas dua topic besar, yaitu Search Engine Marketing (SEM) dan Search Engine Optimization (SEO). Pengisi materi pada Guest Lecturer kali ini adalah dari Gapura Digital yang merupakan program dari Google. Gapuran Digital ini adalah sebuah pelatihan bagi pelaku usaha kecil dan menengah, yang merupakan program yang mendukung Usaha Kecil Menengah dalam memajukan bisnis melalu digital di Indonesia.

Salah satu Dosen tamu pada Guest Lecturer ini, Seorang Project Manager Bangunan dari Gapura Digital, Krisma Wibowo menjelaskan sekitar 85% orang di dunia senang menulis termasuk dirinya. Ia menuturkan bahwa website itu merupakan aset yang sangat penting dimiliki setiap orang selain media sosial. Menurutnya, website merupakan tonggak, dimana setiap orang satu sama lain dapat berinteraksi. “Website itu penting, itu seperti halnya bangunan di dunia asli. Website itu memberi asset digital dimana orang bisa mengunjungi, orang bisa melihat terutama untuk membranding diri sendiri,”. Ujar Krisma.

Selanjutnya, Kurnia Dharmawan selaku Entrepreneur, Educator dan Investor dari Gapura Digital menuturkan, agar website yang kita miliki dapat menjadi website yang pertama atau artikel yang terletak dibagian awal kita harus memperhatikan ketentuan dari SEO dan SEM dari artikel tersebut. Menurutnya, SEO dan SEM sangat berperan penting dalam peningkatan suatu website dimana kalau website tersebut belum memenuhi aturan SEO maka kecil kemungkinan website tersebut akan dikunjungi oleh masyarakat.

Diharapkan, kegiatan Guest Lecturer yang kerap diadakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie dapat meningkatkan ilmu dan manfaat praktis bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie. Di era yang semakin canggih seperti saat ini, diharapkan banyak bisnis yang dapat dilakukan dan dijalankan oleh generasi muda saat ini, dan tidak menutup kemungkinan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.





Penulis : Poppy Yendriani
Editor   : Ari Kurnia


Tuesday, May 22, 2018

Antara FIFA dan PES: Yang Mana?

Credit: trustedreviews.com
Industri gim sepak bola benar-benar menjadi industri yang bisa membuat persaingan sehat dalam industri. Industri gim terbesar di dunia, FIFA dan PES, memiliki inovasi masing-masing dalam mengembangkan karya mereka.

Kedua industri tersebut berlomba-lomba dalam menggaet brand ambassador supaya menarik minat para pemain gim di dunia. Baik FIFA ataupun PES memiliki kekurangan dan kelemahan. Namun, agaknya FIFA kali ini lebih unggul dari segi lisensi setiap klub peserta, Liga Top Eropa dan stadion dengan nuansa modern juga banyak.

Dibandingkan dengan PES, tidak semua klub di Liga Top Eropa memiliki lisensi.

“Untuk saat ini pemainnya juga didominasi oleh FIFA, banyak pemain PES yang beralih ke FIFA karena FIFA lebih banyak memegang lisensi klub,” ujar Gangga, seorang pengguna PlayStation 4, ketika ditemui di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Satu keunggulan PES yang mencolok adalah gim tersebut terlisensi oleh The Union of European Football Associations (UEFA), namun kabarnya tahun ini UEFA mengakhiri kerja samanya dengan PES dan kemungkinan besar lisensi UEFA akan diakusisi oleh FIFA.

Jadi, bagaimana? Semua tergantung kalian. Selama tujuannya sama-sama untuk mencetak gol, tidak ada perdebatan mana yang lebih baik antara FIFA dan PES.



Penulis: Irfandy Ajidharma
Editor: Nabilla Ramadhian

Royal Wedding: Tontonan Alternatif Saat Buka Puasa

Grafik oleh Ellysa Herawati
Warga dunia memang sudah menunggu lama kapan acara hajatan nan mewah ala kerajaan englesh tiba.

Selang pernikahan Pangeran William ditahun 2011, Pangeran Harry selaku adik kandung dari Pangeran William resmi menikah dengan sang pujaan hati Meghan Markle, yang berprofesi sebagai artis holiwut, pada 19 Mei 2018 di St George’s Chapel, Istana Windsor, London, Inggris.

Dengan busana militer yang dipakai oleh sang Pangeran, serta anggunnnya gaun yang dipakai teh Meghan menambah kesan mevvah yang memanjakan mata. Dilansir dari Vogue.uk, Pangeran Harry ini breaks the rules lho.

Dalam tradisi kerajaan Inggris, acara Royal Wedding biasanya digelar pada weekdays seperti pernikahan Pangeran William pada hari Jumat yang sudah pasti diberlakukan libur naseyel. Namun hal ini berbeda saat Pangeran Harry hajatan yang berlangsung pada weekend yaitu hari Sabtu. Selain itu, pasangan suami istri langsung diberi julukan “The Duke and Duchess of Sussex” oleh sang Ratu.

Menariknya, acara Royal Wedding kemarin, berbagai stesyen TV kenamaan berlomba-lomba menyiarkan acara hajatan tersebut. Selain momen yang langka, hal tersebut juga dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendapatkan rating tertinggi dan sebagai tontonan alternatif saat berbuka puasa.

Siaran langsung Royal Wedding ini pas banget waktu berbuka bagian barat Indonesia, ya memang berbeda 6 jam lebih cepat. Patut berbahagialah kawanku, khususnya yang jomblo, selain berbuka dengan yang maniz-maniz kalian juga berbuka dengan asupan romanties.



Penulis: Ellysa Herawati
Editor: Nabilla Ramadhian

Review: Deadpool 2 Memadukan "Dark Jokes" dan Unsur Kekeluargaan


 
Credit: santabanta.com
Deadpool, salah satu mutan dari Marvel yang terkenal berisik, ‘berkepala batu’, banyak tingkah dan lucu ini kembali melanjutkan kisah petualangannya di layar lebar. Masih mengusung konsep yang sama, Deadpool 2 resmi dirilis pada Selasa (15/5/2018).

Aksi kekerasan brutal? Komedi vulgar? Tenang saja, kedua hal tersebut masih akan kamu temui di film ini karena inilah yang menjadi daya tarik film ini. Walaupun harus rela beberapa adegannya disensor agar tayang di Indonesia, secara visual adegan aksi dalam film ini masih dapat dinikmati.

Alur cerita Deadpool 2 tidak jauh berbeda dengan film pertamanya. Dimulai dengan kebahagian, kemudian kehancuran yang akhirnya berakhir bahagia kembali.

Pada awal film, kita mungkin akan dibuat kebingungan karena alur ceritanya yang terasa terlalu cepat dan terpatah-patah. Hal ini membuat film terasa terlalu padat di awal.

Fokus film mulai terasa ketika sosok mutan dari masa depan, Cable, datang untuk bertarung dan mengubah masa depan di mana keluarganya dibunuh oleh salah satu mutan. Ia lah Russel, mutan muda yang dicari Cable yang tidak lain adalah mutan yang juga dijaga oleh Deadpool.  Russell juga menjadi kunci dari film ini.

Hal yang menarik adalah after credit di film ini. Seperti film Marvel lainnya, Deadpool 2 juga memiliki sejumlah after credit. Bisa dikatakan after credit Deadpool 2 sedikit berbeda dengan film lainnya dan mungkin bisa disebut salah satu yang terunik dan sukses mengundang tawa.

Banyak cameo yang ditampilkan, terlebih lagi saat Deadpool berada di Xavier School, bergabung bersama rekan X-Men dan membuat tim X-Force.

Sejak awal hingga akhir, “Deadpool 2” merupakan film keluarga yang sangat menyentuh namun masih kental akan unsur dark jokes yang segar.



Penulis: Meidiana Aprilliani
Editor: Nabilla Ramadhian

Aman Dari Bom Bunuh Diri #KAMIMUAK

Credit: twitter.com/F2aldi
Ibu Pertiwi sedang bersusah hati. Tidak lagi air mata berlinang, tetapi sudah membanjiri tanah Indonesia. Ia kerap kali mengalami kesusahan untuk menyeka air mata yang terus mengalir lantaran negeri ini sedang dilanda oleh gemuruh suara kencang yang dengan paksa mengambil anak-anaknya.

Selama dua hari berturut-turut, Indonesia dibuat sibuk dengan pengeboman yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo dari hari Minggu, 13 Mei 2018, sampai Senin, 14 Mei 2018. Berikut pemetaan pengebomannya:

1. Pengeboman di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, pada Minggu, 13 Mei 2018, pukul 07:13 WIB yang menewaskan tujuh orang
2. Pengeboman di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, Surayabaya, pada Minggu, 13 Mei 2018, pukul 07:50 WIB yang menewaskan tiga orang
3. Pengeboman di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan pada Minggu, 13 Mei 2018, pukul 08:00 WIB yang menewaskan tiga orang
4. Pengeboman di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, pada Minggu, 13 Mei 2018, pukul 21:15 WIB
5. Pengeboman di Mapolrestabes Surabaya pada Senin, 14 Mei 2018, pukul 08:50 WIB

Pengeboman yang terjadi secara tiba-tiba yang menewaskan dan memberi luka terhadap banyak orang pun memunculkan pertanyaan. Apakah esok hari dan seterusnya masyarakat dapat selamat dan menghindari pelaku bom bunuh diri?

Pertanyaan tersebut mendapat jawaban dari sebuah tulisan di Twitter dalam thread berjudul “[Thread – Mengamankan Diri Bom Bunuh Diri] By Pak Tulus Widodo , [Grup WAG TIKAD]” yang diunggah oleh seorang netizen dengan username @F2aldi (selanjutnya Naufaldi). Dalam tulisan tersebut, Naufaldi menyebarluaskan sebuah informasi dari seseorang bernama Tulus Widodo tentang  cara bagaimana masyarakat mengamankan diri dari pelaku bom bunuh diri.

Pengamanan ini tidak berlaku hanya di tempat-tempat umum seperti mall, tetapi juga dalam gedung, perkantoran, kantor polisi, rumah sakit, bahkan sekolah. Tahap pertama dalam pengamanan tersebut, anda harus cekatan dalam memperhatikan keadaan sekitar. Setiap kali mendatangi suatu tempat, jangan lupa untuk cari tahu dan mengingat pintu keluar darurat terdekat.

Dalam kondisi-kondisi tertentu yang mungkin akan membuat anda panik, sebaiknya tetap tenang agar dapat berpikir dengan jernih. Jangan sampai anda ikut panik dan jadi lupa akan jalan menuju pintu darurat. Apabila dalam keadaan tersebut tiba-tiba terdengar teriakan-teriakan do’a yang tidak lazim dalam situasi yang tidak wajar, sebaiknya segera berhati-hati.

Jika teriakan tersebut terdengar jauh dari tempat anda berada (sekitar kurang lebih 30 meter), sebaiknya lari secepat mungkin. Namun jika teriakan itu terdengar dekat atau sangat dekat, lebih baik segera menunduk dan merebahkan diri ke lantai sembari melindungi kepala anda.

“Kok kalau dekat malah nunduk sih?” Hal tersebut disarankan karena pecahan-pecahan yang ada dalam bom akan menyasar dari area setinggi pinggang ke atas, sesuai tinggi rompi atau ransel bom. Apabila jarak anda dekat tetapi anda lari, maka anda akan terkena pecahan-pecahan tersebut. Kecil kemungkinan pecahan-pecahan tersebut akan memantul ke arah bawah.

Secara umum, pecahan-pecahan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. 0 – 50 meter adalah mematikan
2. 50 – 150 meter adalah melukai
3. Kecepatan pecahan ledakan kurang lebih 850 KM/jam
4. Sudut pecahan dari titik ledak mengarah ke atas kurang lebih membentuk sudut pecahan 90 derajat
5. Tekanan ledakan 90 % mengarah ke atas dengan membentuk penyebaran sudut elevasi 90 derajat, sedangkan 10 % tekanan ledakan ke bawah

Dengan demikian, masyarakat Indonesia harus tetap waspada dengan lingkungan sekitar. Semoga dengan dibagikannya informasi di atas dapat membantu mengurangi jatuhnya korban-korban di masa yang akan datang!
#KamiTidakTakut #KamiMuak



Catatan: Informasi tersebut sudah diizinkan oleh Naufaldi untuk disebarluaskan oleh MeClub Online



Editor: Nabilla Ramadhian
Sumber: Twitter, Tirto.id, dan Mojok.co

Monday, May 14, 2018

Praktik Asik Nan Berkelas Ala Table Manners 2018

Dokumentasi Tim

JAKARTA - Tahun ini ProClub mengadakan program kerja 'Table manners' untuk para mahasiswa Universitas Bakrie dan umum. Acara ini bertemakan Manners Maketh True PR's yang bertujuan membentuk PR yang sesungguhnya, (13/05/2018).

Para peserta yang ikut dalam acara ini mendapatkan berbagai pelajaran mengenai Table Manner. Mulai dari cara duduk yang baik, memegang gelas, menggunakan sendok hingga cara menggunakan  garpu yang benar.

Dokumentasi Tim
Selama dua jam pembahasan materi mengenai Table Manners disampaikan langsung oleh Bapak Agus Irawan, Food & Beverage Manager Aston Hotel,  dan dilanjutkan ke sesi praktik menghadapi berbagai makanan. Dimulai dari makanan pembuka, salad, sop, main course dan dessert.

Dokumentasi Tim
“Semua yang ada di acara ini begitu menarik, tapi yang paling menarik saat makan salad. Tekstur dari salad itu beragam, sebab didalamnya ada juga potongan apel, tomat dan daging. Dari satu makanan itu kita dapat beberapa teknik memotong dan memakannya.”  Ujar salah satu peserta Table Manners , Auliya Anggriffa, di Aston Rasuna, Jakarta.

Dalam acara ini bukan hanya sekedar materi yang disampaikan, tetapi para peserta langsung mempraktikannya. Itulah yang memberikan pengalaman sesungguhnya secara nyata dan mudah untuk dipahami.

Dokumentasi Tim
“Acara seperti ini bagus untuk sering dilaksanakan di kampus Universitas Bakrie. Karena kampus kita mengedepankan Experience The Real Things, jadi pengalaman secara nyata yang akan diterapkan di dunia kerja sudah kita dapatkan untuk bekal kita nanti.” Ujar Auliya.

Dengan berlangsungnya acara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman untuk para peserta tentang Table Manners sehingga bisa mempraktikkannya langsung dalam aktivitaa sehari-hari.



Penulis: Khairunnisa
Editor: Helvira Rosa
Credit: Dokumentasi Tim

Nyatanya Penting! Bentuk Kepribadian Baik Adalah Kunci

Dokumentasi Tim

Pernahkah kamu merasa sangat buruk saat menghadiri sebuah acara makan malam? Jika iya, berarti kamu belum berhasil membentuk kepribadian baik saat mengikuti studi etiket.

Untuk membantu mengatasi permasalahan seperti diatas, ProClub secara perdana mengadakan Table Manners dengan tema “Manners Maketh True PR's, (13/05/2018). Acara ini bertujuan untuk membentuk kepribadian baik kepada peserta yang nyatanya  sangat di butuhkan dalam  segala bidang pekerjaan komunikasi.

Dokumentasi Tim
“Diharapkan dengan manners ini bisa membentuk PR yang sesungguh, dan manners itu penting bukan hanya untuk PR saja tapi untuk segala bidang proffesional dan sehari-hari,Ujar Ketua Pelaksana Table Manner 2018, Arthur Nugraha Sanjaya di Aston Rasuna, Jakarta.

Event Table Manners 2018  ini tidak hanya diikuti mahasiswa saja tetapi juga untuk umum dan limited seat. Arthur juga mengatakan bahwa para peserta yang hadir dijamin akan mendapatkan banyak pengetahuan baru.

“Bagaimana cara memengang garpu dan gelas. Cara minum dan makan yang baik, sampai juga manners yang ada di luar negeri akan didapatkan oleh peserta dalam mengikuti event ini” ujarnya.

Dokumentasi Tim
Selama acara Table Manners 2018 berlangsung, para peserta terlihat sangat  antusias  ketika diajarkan sekaligus praktik cara menyantap makanan dengan berbagai  aturan, mulai dari menghadapi aturan pada makanan pembuka, sop, salad, hingga dessert.

Dengan berlangsungnya acara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta mengenai Table Manners yang baik dan benar. Dan dapat mempraktikkannya dalam kebiasaan sehari-hari.



Penulis: Khairunnisa
Editor: Helvira Rosa
Credit: Dokumentasi Tim