Popular Posts

Sunday, April 27, 2014

BBB - Bukan Beer Biasa

Bir Pletok
Kalau di Jerman ada Beer, Tanah Betawi juga ada Bir, namanya Bir Pletok. Bir ini dapat dibilang sebagai Bukan Beer Biasa, sebab Bir Pletok memang bukan Beer (minuman yang mengandung alkohol). Lantas, kenapa namanya Bir Pletok ya?
Arti pletok yang menjadi nama belakang minuman khas Betawi ini terdapat tiga versi. Pertama karena dibuat dari bambu, tempatnya ditutup dan ketika dituangkan bunyi pletok. Versi kedua ada juga diminum, taruh di teko, dicampur es, teko bahannya kan dari alumunium, Nah, terus dikocok dan bunyilah pletok. Sementara versi ketiga, ada kayu secang (salah satu bahan pembuatan bir pletok), buahnya kalau tua warnanya hitam, dibuang bijinya dan dipukul sehingga menjadi bir pletok.
Bir pletok terbuat dari campuran beberapa rempah, seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai. Biasanya supaya tampak lebih eyecacthingramuannya ditambahkan dengan kayu secang yang memberi warna merah bila diseduh.
Kandungan jahe di dalam bir pletok membuat minuman ini terbilang menyehatkan, sebab jahe memiliki banyak khasiat. Diantaranya, mampu meredakan nyeri lambung dan mengobati masuk angin. Selain itu, jahe juga merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga tubuh menjadi hangat, darah mengalir lebih lancar dan tekanan darah menurun. Sehingga no wonder sehabis minum bir pletok tubuh terasa lebih bugar.
Sounds yummy, huh? Jika Anda tertarik untuk mencicipi sensasi bir pletok, berikut resep sederhana yang dapat Anda praktikan sendiri dengan mudah.
Bahan :
1.500 ml air
150 gram jahe, bakar
150 gram gula pasir
50 gram gula merah, sisir
4 cm kayu manis
2 batang Serai, memarkan
5 butir cengkeh
5 gram serutan kayu secang
5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
3 lembar daun pandan
1/4 buah pala, memarkan
Cara Pengolahan :
1. Rebus jahe, gula pasir, gula merah, kayu manis, Serai, cengkeh, Serai, kayu secang, daun jeruk, daun pandan, dan pala diatas api kecil sampai harum. Saring.
2. Sajikan hangat.
Untuk 6 gelas
(CDASA)
                  www.eresep.com

0 comments:

Post a Comment