Skip to main content

Menelusuri Peninggalan Masa Lalu Macau

Macau memang terkenal dengan sebutan Las Vegasnya Asia karena banyaknya kasino dan pusat perbelanjaan yang ada di Macau. Namun tak hanya gemerlap kasino saja, Macau juga menawarkan keindahan wisata sejarah dan budaya. Arsitektural gaya Portugis masih sangat dominan terlihat pada bangunan dan tata kota Macau. Di antara bangunan-bangunan tersebut, terdapat beberapa peninggalan sejarah yang patut dikunjungi jika berkunjung ke Macau.

  • Senado Square
Daya pikat Senado Square, jantung kota Macau di kala malam
Senado Square merupakan pusat kegiatan penduduk Macau yang terletak di pusat kota Macau atau yang biasa disebut Macau Peninsula. Berbentuk seperti alun-alun dengan air mancur dan bola dunia di tengahnya, Senado Square selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun wisatawan mancanegara yang sedang menikmati waktu santai. Sepanjang pelataran Senado, terdapat berbagai macam toko dan restoran yang menawarkan makanan khas Portugis.
Tak hanya toko dan restoran, Senado Square juga diapit oleh beberapa bangunan bersejarah peninggalan jaman Portugis, antara lain Leal Senado Building yang berada di sisi kanan. Saat ini, bangunan tersebut difungsikan sebagai perpustakaan dan kapel. Di sisi lainnya, masih dengan gaya neoklasik, berdiri Holy House of Mercy yang digunakan sebagai pusat kegiatan amal dan sosial.
Sedikit berbelok dari pusat alun-alun Senado, terdapat St. Dominic’s Church. Masih dengan gaya arsitektural Portugis, gereja ini juga digunakan sebagai museum yang memerkan koleksi seni, seperti lukisan dan artefak religius.
  • Ruin of Saint Paul’s
Sekitar 10 menit berjalan kaki dari Senado Square, terdapat Ruin of St. Paul’s yang merupakan kompleks wisata sejarah yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Macau. Ruin of St. Paul’s sendiri merupakan reruntuhan katedral Igreja de Santo Paulo yang terbakar pada tahun 1835 dan menyisakan reruntuhan tembok bagian depan.
Di bagian luar katedral, terdapat pelataran luas yang dihiasi oleh ukiran dan patung dengan gaya Renaissance. Pelataran ini biasanya digunakan sebagai tempat pertunjukkan budaya, seperti tari dan musik yang rutin diadakan setiap bulan.
  • Museu de Macau
Berkunjung ke Museu de Macau akan membawa Anda kilas balik saat kota
yang dikenal dengan 'City of Entertainment' ini dijajah oleh Portugis
Ketika berkunjung ke kompleks bersejarah Ruin of St. Paul’s, sempatkan diri Anda untuk mengunjungi Museu de Macau (Museum of Macau) yang berada tepat di sisi kanan Ruin of St. Paul’s. Uniknya, museum ini didirikan di atas bukit Monte Fort, sebuah benteng peninggalan Portugis yang dibangun pada abad ke-16.
Untuk masuk ke dalam museum, dibebankan tiket seharga 15 MOP per orang atau sekitar Rp 17.000,-. Museum ini menawarkan koleksi dari masa lalu Macau saat masih dijajah Portugis, seperti miniatur rumah bergaya Portugis, patung-patung, hingga koleksi keramik.
Menyusuri museum lebih ke atas, kita bisa melihat pemandangan kota Macau dari bukit Monte Fort. Disediakan juga beberapa teropong untuk melihat pemandangan kota Macau secara lebih dekat.
Walaupun secara keseluruhan Macau terlihat sangat modern dengan gemerlap lampu kasino, namun Macau tak melupakan nilai sejarah dari peninggalan masa lalu yang masih dibanggakan sampai saat ini.
(VIA)

Comments

Popular posts from this blog

Wadaw! Akun Receh Twitter Ter-Goks Versi Meclub Online

Main Twitter hari gini udah gak asik?
WAH! Siapa bilang? Coba deh  follow akun-akun ini dulu.
Mungkin beberapa dari  kalian masih menganggap Twitter sudah tidak menyenangkan. Padahal dengan fitur Twitter yang sekarang, semakin banyak orang-orang yang kembali bercuitan di Twitter loh. 
Setelah beberapa tahun timeline Twitter agak sepi lantaran banyaknya model-model aplikasi sosial media seperti Path, Instagram dan Ask Fm. Tapi kamu masih bisa meramaikan lagi dan lebih menghibur lagi isi timelinemu dengan rekomendasi enam akun receh Twitter yang wajib untuk difollow. Penasaran?
1. @yeahmahasiswa
    2. @handokotjung Ide brilliant emang suka mengalir dengan sendirinya. Seperti halnya @handokotjung ini. Dia suka banget membuat  tweet receh bin nyeleneh. Yang membuat lebih terkejutnya lagi adalah tweetnya bisa menembus hingga 17 ribu retweet-an lhoo…. Amazing!

       3. @seterahdeh Emang paling terserah deh sama cuitannya di Twitter @seterahdeh  yang nyeleneh banget. Tapi entah mengapa, orang-oran…

Kenali Dunia Broadcasting Melalui Guest Lecturers

Kampus UB - Dalam rangka menerapkan tagline yang dimiliki oleh Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yaitu Big Leap To The Real Experience, pada Kamis 18 Mei 2017 diadakan guest lecturer bersama salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu ANTV.
Tema guest lecturer kali ini yaitu "Broadcast Yourself to be Real Broadcaster in Digital Age". Pembicara pada guest lecture kali ini yaitu Edi Cahyadi (Producer at Production ANTV) dan Riyo Nugroho (Spv. Program Director ANTV).
Guest lecture ini diikuiti oleh mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi. Tujuan diadakannya acara tersebut yaitu agar para pesertanya dapat mengetahui bagaimana cara kerja di dunia broadcasting. Selain itu, menurut Ari Kurnia selaku salah satu dosen Ilmu Komunikasi, acara ini juga bertujuan untuk membantu mahasiswa/i dalam menentukan peminatan di semester 3 nanti. 

Berdasarkan pantauan Tim Liputan MeClub Online, antusias mahasiswa/i dalam mengikuti guest lecturer kali ini sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari banyakn…

Sapta Agung Pratama, Presiden Baru MeClub Universitas Bakrie!

Sapta Agung Pratama, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012 resmi menggantikan Ridwan Aji Pitoko, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2011 sebagai presiden MeClub Universitas Bakrie, Kamis (2/7). Terpilihnya Sapta, panggilan akrabnya, tak lepas dari banyaknya suara yang memilihnya sebagai presiden MeClub periode 2015-2016. Sapta pun menjadi presiden ketiga sepanjang sejarah MeClub Universitas Bakrie setelah Tri Wahyuni pada 2012-2013 dan Ridwan Aji Pitoko pada 2013-2015.
Sapta akan dibantu Nursita Sari selaku sekretaris jendral (sekjen) dalam memimpin MeClub. Sebelumnya, keduanya sudah tergabung dalam jajaran pengurus MeClub, yakni sebagai General Manager MecRadio dan General Manager MecOnline. Keduanya akan dibantu oleh anggota sebelumnya, yakni mahasiswa dan mahasiswi Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012, 2013, dan 2014.
Tugas pertama Sapta dan Nursita adalah membentuk jajaran pengurus MeClub yang baru untuk periode kepemim…