Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2014

MeKustik Episode 4: Zaldy & Beni Duo Gitaris Sadik dari dalam Kotakecil

Episode kali ini, MeKustik menyambut duo gitaris sekaligus pencipta lagu berbakat dari Universitas Bakrie, Rizaldy Yusuf (Kom10) dan Beni Herlambang (Mene10). Kita ngobrol-ngobrol santai tentang bagaimana pertama kalinya mereka mulai tertarik bermusik dan mulai menulis karya-karya musik mereka. Sebuah kehormatan bagi MeRadio dan MeKustik sebagai media pertama duo pencipta lagu masa depan Indonesia ini menampilkan lagu mereka yang berjudul “Sadik”.



Di tengah kesibukkan mereka menyusun sripsi, saat ini Zaldy dan Beni juga sedang fokus pada project musik terbaru mereka yang dinamakan Kotakecil. “Soalnya waktu itu kita mikir musik kita juga simple, sederhana, jadi (nama) Kotakecil itu udah paling pas buat kita ngegambarin kesederhanaan-kesederhanaan itu sih,” kata Zaldy menjelaskan kenapa mereka menggunakan nama Kotakecil.
Musik Kotakecil yang terepresentasi dalam lagunya, “Sadik” sendiri mengandung komposisi melodi dari dua gitar akustik yang terdengar sederhana dan “meneduhkan”, namun…

Sikat Gigi Raksasa Ada di Sekolah Ini

MEDIACLUBONLINE-Serangkaian kegiatan dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (HMILKOM-UB) di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA), Setia Budi, Jakarta Selatan, dalam kegiatan C-Project, Jumat (9/5). Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah mengajarkan siswa SAAJA cara menyikat gigi yang baik dan benar.
Belajar menyikat gigi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak untuk hidup sehat sejak usia dini. Ketua Pelaksana C-Project 2014, Hara Prakasa, mengatakan, hal ini juga sesuai dengan tema yang diusung yaitu S.H.A.R.E (Smart, Healthy, Active, Responsible, Enjoy). "Kegiatan menyikat gigi ini sesuai dengan value kita, yaitu healthy dan responsible, kita harus hidup sehat dan bertanggung jawab terhadap kebersihan diri sendiri dan lingkungan," ujarnya.
Kegiatan belajar menyikat gigi ini dikemas dengan menarik. Mereka kedatangan kuman dan dewa gigi yang akan membasmi kuman-kuman di gigi dengan sikat gigi raksasa. Semua siswa SAAJA pun gem…

Serunya Bermain sambil Belajar bersama Siswa-Siswa SAAJA

MEDIACLUBONLINE - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (HMILKOM-UB) menggelar C-Project di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA), Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (9/5). Acara ini dimulai sejak pukul 13.30 WIB. Puluhan anak berusia 4-7 tahun tampak gembira mengikuti rangkaian kegiatan C-Project ini. Salah satunya Nurdin (6), ia merasa acaranya lucu. "Aku seneng sama lucu," ujarnya saat ditanya mengenai pendapatnya mengenai acara ini.
Dalam kegiatan ini, siswa-siswa SAAJA tidak hanya bermain dan bersenang-senang, mereka belajar menyusun puzzle, menonton film anak-anak, dan belajar sikat gigi yang baik dan benar.

Rasakan Sensasi Seru dan Menegangkan di Zona Komunikasi Korporasi

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (HMILKOM-UB) kembali menggelar Commcreation, Sabtu (29/3) kemarin.  Dengan mengusung tema “The Real Taste of Communication World”, Commcreation 2014 menjadi acara yang benar-benar menerapkan pekerjaan di dunia komunikasi sesuai dengan tiga peminatan ilmu komunikasi di Universitas Bakrie. Commcreation tahun ini tetap mengusung seminar di tiga peminatan, yakni komunikasi massa, komunikasi pemasaran, dan komunikasi korporasi. Namun yang membedakan antara Commcreation 2014 dengan Commcreation sebelumnya adalah adanya game simulasi yang bertemakan dunia kerja di bidang komunikasi. Ada tiga permainan simulasi di Commcreation 2014 ini, salah satunya adalah simulasi Press Conference di zona komunikasi korporasi (PR Zone). Simulasi Press Conference ini diawali oleh masuknya peserta seminar ke ruangan PR Zone sesuai dengan kelompok yang telah dibuat oleh panitia. Setiap kelompok diberikan waktu 15 menit untuk melakukan press conference kasus y…

Peter Firmansyah: Be Yourself!

“Jadilah diri sendiri dan tidak akan ada yang menyamai kamu!”, tegas Peter Firmansyah dalam seminar yang ada di Commcreation 2014. Setidaknya ada tiga seminar di Commcreation tahun ini sesuai dengan tiga peminatan yang ada di program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie. Setelah kerja keras yang dilakukan oleh para panitia, core event dari HMILKOM Universitas Bakrie, Commcreation 2014 sukses diselenggarakan pada hari Sabtu (29/3). Commcreation 2014 kali ini mengusung tema “Experience the Real Taste of Communication World”. Seminar atau pembekalan yang disampaikan oleh para pembicara banyak menginspirasipeserta. Salah satunya adalah Peter Firmansyah yang menceritakan pengalaman hidupnya hingga mampu meraih kesuksesannya saat ini. Pembicara di seminar komunikasi pemasaran kali ini adalah  Peter Firmansyah. Peter merupakan Founder sekaligus CEO Petersaysdenim (brand jeans lokal yang berpusat di Bandung-red). Tema seminar komunikasi pemasaran di Comcreation 2014 ini adalah “Building Per…

CommCreation 2014: The Real Taste of Communication World

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (HMILKOM-UB) kembali menggelar acara tahunan CommCreation pada Sabtu, 29 Maret lalu. Dengan tema “The Real Taste of Communication World", acara ini mengajak para peserta terjun langsung untuk merasakan bidang-bidang pekerjaan yang ada dalam dunia komunikasi. CommCreation 2014 terdiri dari 3 rangkaian acara, yaitu CommActive, CommAction, dan Short Film Competition. Seluruh rangkaian acara pada CommCreation 2014 ini merupakan representasi dari tiga peminatan yang ada dalam program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, yaitu komunikasi korporasi, komunikasi pemasaran, dan jurnalistik dan komunikasi media massa. Dalam CommActive, para peserta mendapat pengetahuan baru dengan megikuti tiga rangkaian seminar kreatif dari pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya. Di seminar pertama, produser program berita RCTI, Zaldy Nurzaman, mengajak para peserta untuk menjadi citizen journalist dengan adanya konvergensi media. Niko Radityo ya…

Semester Baru, Peraturan Baru!

Memasuki semester genap tahun ajaran 2013/2014, Universitas Bakrie menetapkan beberapa peraturan baru yang harus ditaati oleh seluruh mahasiswa UB.  Penetapan peraturan baru ini dilakukan demi ketertiban dan kemanan di kampus UB mengingat adanya kejadian yang merugikan beberapa pihak akhir-akhir ini. Beberapa peraturan yang mulai diberlakukan antara lain sebagai berikut. Seluruh mahasiswa Universitas Bakrie wajib menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) ketika berada di area kampus.Seluruh mahasiswa Universitas Bakrie wajib menjaga kebersihan di seluruh lingkungan kampus dan membuang sampah sesuai jenisnya (organik & non organik).Wifi kampus akan diaktifkan pukul 06.00 – 23.00 WIB.Larangan merokok di Student Longue (SL) Luar Universitas Bakrie.Mengonfirmasi penggunaan loker untuk pendataan ulang kepada ketua angkatan masing-masing prodi.Meskipun peraturan-peraturan tersebut sudah dibuat dengan bijak dan diberlakukan sejak awal perkuliahan semester genap, namun pelaksanaannya belum be…

10 Wanita Berpengaruh di Dunia

Banyak wanita yang melakoni peran sebagai ibu di rumah dan wanita karir. Dengan bekal pendidikan dan keahlian yang dimilikinya, mereka selalu tampil sempurna dan cantik di kalangannya. Menjadi sebuah sorotan publik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun, banyak sekali ibu yang menjadi inspirator untuk kaum muda khususnya wanita. Sepuluh wanita inspiratif ini telah membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan peran pentingnya sebagai ibu rumah tangga dan menjadi yang terbaik di bidang pekerjaan masing-masing. Kegigihan membuat mereka menjadi sorotan dunia. Meskipun kedua peran ini membutuhkan tanggung jawab yang besar, mereka mampu menjalankan semua aktivitasnya dengan semangat tanpa kenal lelah. Semangat mereka pun banyak mempengaruhi orang-orang di seluruh dunia. Wanita-wanita hebat ini memberikan pengaruh dengan cara dan tujuan yang beragam. Meskipun demikian, mereka semua memberikan dampak berbeda bagi kaum wanita di dunia. Siapakah mereka? Inilah 10 ibu inspiratif dalam jaj…

Sosok Ibu bagi Mahasiswa

Kasih Ibu kepada beta Tak terhingga sepanjang masa Hanya memberi, tak harap kembali Bagai sang surya menyinari dunia Ibu adalah malaikat yang dikirim Tuhan ke bumi. Kasihnya tidak dapat dibandingkan dengan apapun. Ibu tidak pernah mengharapkan balasan sedikit pun atas semua pengorbanan yang dilakukannya. Kita tidak pernah tahu bagaimana tersiksanya Ibu selama 9 bulan mengandung dan berjuang di antara hidup dan mati saat melahirkan kita. Ibu dengan sabar merawat kita sejak bayi hingga dewasa, mengajari kita membaca, menyuapi, dan mengantar kita ke sekolah. Ibu tidak pernah lelah melakukan semua itu. Ibu adalah permata yang sangat berharga. Lalu, apa arti sosok Ibu bagi mahasiswa? Berikut kata mereka, check it out. Lipo Fijar Tariande – Ketua BEM Universitas Bakrie “Ibu itu seperti teman, sahabat yang ada pada saat kita susah, pada saat kita jatuh, tempat untuk semangat saya belajar hidup dan tempat saya belajar untuk mengerti arti kehidupan.” M. Ikhsan Apridho – Ketua HMILKOM Universitas Bakrie

Ibu Inspirator di Universitas Bakrie

Ibu adalah sosok yang luar biasa. Kini, seorang Ibu tidak hanya diam di rumah untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya. Banyak wanita yang memilih untuk bekerja dan berkarir, tetapi mereka juga tidak melupakan tanggung jawabnya di rumah. Mereka berusaha untuk menyeimbangkan waktu untuk keluarga dan pekerjaan mereka. Sosok Ibu tangguh tersebut kini banyak kita temui, salah satunya di Universitas Bakrie. Berikut adalah beberapa Ibu yang menginspirasi di Universitas Bakrie.
Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. – Rektor Universitas Bakrie Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. merupakan sosok Ibu dengan segudang aktivitas. Beliau memulai karirnya sejak tahun 1993. Selain menjabat sebagai rektor, beliau juga aktif dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dunia akademik lainnya seperti tim penilai kenaikan jenjang jabatan akademik dosen dan tim penilai beban kerja dosen di wilayah kopertis III. Di tengah kesibukan yang dijalaninya, beliau selalu menyempatkan diri untuk b…

Sejarah Hari Ibu

Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Peringatan hari Ibu ini dilatarbelakangi oleh Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Gedung Mandalabhakti Wanitatama menjadi saksi sejarah berkumpulnya 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera dalam menyatukan semangat mereka untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Dalam kongres tersebut, pejuang-pejuang wanita abad ke-19 seperti Cut Nyak Dien, R. A. Kartini, Dewi Sartika, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain membahas berbagai isu terkait masalah yang dihadapi rakyat Indonesia. Kongres Perempuan ini dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan bangsa.  Penetapan hari Ibu sendiri diputuskan dalam Kongres Perempuan III pada tahun 1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu tahun 1953 dirayakan meriah di 85 kota Indonesia, dari Meulaboh sampai Ternate. Presiden Soekarno pun kemudian menetapkan peringatan hari Ibu pada 22 Desember melalui Dekrit …

Penantian Panjang Akuntansi 2011

Akuntansi 2011 berhasil membawa pulang piala bergilir Liga Merah Maroon Universitas Bakrie cabang olahraga futsal setelah mampu menundukkan Manajemen 2011 dengan skor 3-2. Di final yang berlangsung pada Sabtu (30/11) itu Akuntansi 2011 mampu membalas dendam atas kekalahan mereka di final turnamen olahraga sebelumnya. Tampil dengan kekuatan penuh, Akuntansi 2011 berkali-kali mampu membuat repot barisan pertahanan Manajemen 2011 yang dikomandoi Billy Dolmen. Sementara Manajemen 2011 yang tampil tanpa pemain andalannya, Rendy Satria tidak dapat berbuat banyak di paruh pertama pertandingan. Jundi dan Henry menjadi momok bagi pasukan Manajemen 2011, hal ini terbukti dari gol pertama yang diciptakan Jundi lewat kombinasi apiknya dengan Henry yang membuat mereka unggul atas Manajemen 2011. 1-0. Sadar timnya tertinggal 1-0, Manajemen 2011 meningkatkan intensitas seragannya melalui duet Agil dan Billy Salmon, namun upaya mereka masih mampu digagalkan oleh Septian dan Bima yang bermain disiplin u…

Kemeriahan Opening Liga Merah Maroon

Liga Merah Maroon 2013-2014 resmi dibuka dengan melepaskan balon ke udara di Plaza Area Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/11). Tepuk tangan meriah pun terdengar dari seluruh peserta saat liga diresmikan. Pembukaan dimulai lewat sambutan dari Ketua Pelaksana, Heru Tri Yuza, Ketua BEM, Lipo Fijar, dan Kabiro Kemahasiswaan, Sri Pratiwi, S.E., M.M., serta pengucapan janji atlet oleh seluruh peserta. Kegiatan yang diikuti oleh 25 kontingen mahasiswa UB ini dilanjutkan dengan Jogging Ceria dari Plaza Area menuju Futsal Koe, Pedurenan, tempat pertandingan futsal berlangsung. Ketua pelaksana Liga Merah Maroon 2013-2014, Heru Tri Yuza, mengatakan pembukaan liga berjalan cukup baik. “Acara sudah berjalan dengan lancar sesuai dengan rundown dan secara keseluruhan sudah bagus”. Kemeriahan pun dirasakan oleh mahasiswa Universitas Bakrie. ”So faracaranya seru, apalagi hari keduanya makin emosional karena yang bertanding komunal (Ilmu Komunikasi-red),” ujar Vela Andapita, mahasiswa Il…

EP Review – THE VACCINES: Melody Calling

Setelah tiga tahun lamanya terjun dalam panggung musik internasional, akhirnya The Vaccines, band asal London Barat yang beranggotakan empat pria usia duapuluhan mengeluarkan EP (extended play atau bisa juga kita artikan sebagai mini album) di pertengahan bulan Agustus ini. Album pertama mereka, What Did You Expect from The Vaccines? sukses menjadi soundtrack sepanjang musim di tahun 2011. Album kedua, Come of Age yang dirilis tahun lalu menjadi penerus kesuksesan The Vaccines di kancah indie dengan melanjutkan permainan gitar yang cukup mumpuni dari seorang Freddie Cowan (sang adik kecil dari Tom Cowan, pemain synthesizer The Horrors). EP Melody Calling yang memuat empat nomor ciamik ini nampaknya tidak hanya dirancang untuk kembali melanjutkan kesuksesan mereka, namun juga sebagai media pendewasaan diri dari band yang sampai detik ini sayangnya belum memiliki hajat untuk menginjakkan kaki di tanah air tercinta. Sang single andalan berjudul sama dengan si EP, “Melody Calling” rupanya …

Catatan Kecil Tentang Konser Band Metal Terbesar di Dunia

Ini akan menjadi catatan tentang sebuah momen yang akan saya kenang seumur hidup. Mari kita mulai! Minggu, 25 Agustus 2013, Jakarta, atau tepatnya daerah di sekitar Senayan, dipenuhi oleh manusia-manusia berpakaian hitam. Laki-laki, perempuan, orang tua, anak kecil, semuanya ada. Bahkan ketika menginjak masuk ke FX pun di dalam juga sudah banyak manusia-manusia berbaju hitam. 25 Agustus 2013 memang akan tercatat dalam sejarah pertunjukan Indonesia sebagai hari dimana konser terbesar dan terdahsyat itu terjadi. Metallica datang! Seluruh umat metal di Indonesia menyambut senang. Euforia ini tidaklah berlebihan mengingat sudah banyak orang yang menunggu Metallica kembali ke Jakarta selama dua puluh tahun ini. Banyak juga orang yang datang ke konser tadi malam karena terpancing hype yang begitu meledak di sekitarnya. Tapi, biar saja. Semua orang berhak bersenang-senang. Tapi bagi saya, datang ke konser Metallica wajib hukumnya. Ketika kedatangan mereka yang pertama pada tahun 1993, saya baru…