Langsung ke konten utama

Management Workshop IMMANTA

Ikatan Mahasiswa Manajemen Tarumanagara (IMMANTA) sukses menggelar Management Workshop pada tanggal 14 Mei 2013 lalu. Acara ini mengangkat tema “Prepare Yourself To Be a Young Future Leader” yang dilangsungkan di Auditorium Gedung M Lantai 8, Kampus I Universitas Tarumanagara. Peserta yang mengikuti Management Workshop ini berjumlah 160 orang.




Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut resmi dibuka dengan kata sambutan dari Shenny Veronica, selaku Ketua Pelaksana kegiatan Management Workshop, dan Bapak Yusi Yusianto,S.E.,M.E. selaku PUDEK I Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara. Sesi pertama yaitu seminar tentang Leadership dibawakan oleh Wani Sabu,S.E.,M.M. (Head of Halo BCA). Beliau membagikan pengalamannya yang sangat berharga selama bekerja di Halo BCA. Beliau menyampaikan bahwa seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang ikut bekerja dengan bawahannya dan turut menciptakan leader baru. Leader yang baik harus bisa menjadi panutan bagi followersnya. Penampilan dari vocal group Halo BCA dan Flazz Mob Halo BCA juga turut memeriahkan sesi pertama.


Sebelum memasuki sesi kedua, para peserta dihibur oleh bintang tamu yaitu NN Vistic. NN Vistic sendiri merupakan singkatan dari No Name Vocal Acoustic yang terdiri dari 4 anak muda yaitu Ezra, Bunga, Michelle dan Kevin. Mereka membawakan 4 lagu untuk menghibur para peserta.  Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Workshop yang dibawakan oleh Ricky Boenardy,S.E. Beliau adalah Founder dan Master Training dari Impact Training. Beliau menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang leader yang baik, kita harus memiliki visionwalking dan followers. Vision dibutuhkan agar kita memiliki tujuan dan arah yang jelas. Walking adalah proses menujuvisionWalking dibutuhkan agar kita tidak stuck di tempat. Tanpa adanyafollowers, seorang pemimpin tidak dapat dikatakan pemimpin. Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan kata penutup dari Bapak Dr. Ignatius Roni Setyawan, S.E.,M.Si selaku Ketua Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara.


Akhir kata, Panitia Management Workshop mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut mendukung berlangsungnya acara Management Workshop ini, khususnya kepada para peserta, sponsor dan media partner yang membantu mensukseskan acara kami ini. Semoga acara Management Workshop ini memberi manfaat bagi kita semua. Sampai bertemu di kegiatan IMMANTA yang berikutnya!
(Panitia Management Workshop IMMANTA)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay