Langsung ke konten utama

Yuk, Eksplorasi Medan dalam 24 Jam!

Ibukota Sumatera Utara, Medan merupakan salah satu kota yang wajib anda kunjungi jika memiliki dana dan waktu lebih. Selain menawarkan wisata bersejarah, Medan juga menawarkan berbagai kuliner khas yang enak dan terjangkau. Menghabiskan waktu sekitar 24 jam di Kota Medan pun terbilang cukup, karena lokasi wisatanya yang dekat antara satu sama lain dan akses transportasinya mudah, karena adanya becak motor (bentor) yang siap mengantar Sobat MeClub ke lokasi-lokasi wisata. Berikut beberapa tempat yang wajib dikunjungi jika Sobat MeClub berkunjung ke Kota Medan:
  • Istana Maimoon
Interior Istana Maimoon yang megah (Foto: Via)
Berlokasi sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Polonia, Istana Maimoon merupakan landmark Kota Medan yang wajid dikunjungi. Dengan membayar iuran sukarela, Sobat MeClub dapat menikmati desain arsitektural Kerajaan Deli yang sudah berusia 125 tahun. Percampuran antara Melayu, Eropa, dan Persia sangat apik tertata dalam interior dan eksterior bangunan. Di
Di Istana Maimoon ini, Sobat MeClub juga bisa melihat singasana Raja Deli dan berbagai memorabilia peninggalan Kerajaan Deli. Keluarga Kerajaan Deli pun masih menempati kompleks Istana Maimoon ini. Sayangnya saat ini Istana Maimoon seperti kurang mendapat perhatian dari pemerintah kota setempat karena bangunannya yang sudah tidak terurus.
  • Rumah Tjong A Fie
Salah satu sudut ruang tamu di Rumah Tjong A Fie (Foto: Via)
Tjong A Fie merupakan salah satu saudagar Tiongkok yang tinggal di Medan dan meninggalkan rumah bersejarah. Arsitektural rumah Tjong A Fie sangat indah, percampuran antara gaya Melayu, Cina, Eropa, dan art-deco. Masuk ke dalamnya, Sobat MeClub serasa sedang bertamu ke rumah seorang saudagar kaya, karena setiap sudut di Rumah Tjong A Fie ini masih terawat dengan baik.
Sobat MeClub bisa mengeksplorasi setiap sudut di rumah ini, mulai dari ruang tamu, kamar tidur utama, ruang makan, dapur, hingga lantai 2 yang beralih fungsi menjadi galeri foto. Dengan merogoh kocek sebesar Rp 35.000,- rasanya tidak rugi sama sekali karena indahnya interior di Rumah Tjong A Fie ini.
  • Masjid Raya Medan
Kokoh berdiri di pusat kota Medan (Foto: Via)
Masjid Raya Medan berlokasi tepat di pusat kota Medan dan tak jauh dari Istana Maimoon. Kemegahan Masjid Raya Medan ini menjadi kebanggan warga Medan karena arsitekturalnya yang indah dengan gaya Timur Tengah, India, dan Spanyol. Masjid berusia 107 tahun ini yang diwariskan dari Sultan Deli ini masih terawat dengan baik. Suasana syahdu nan islami pun sangat terasa disini, wisatawan yang ingin masuk diwajibkan memakai busana sopan dan menggunakan kerudung. Jadi, jangan lupa jika Sobat MeClub ingin berkunjung ke Masjid Raya Medan, gunakan busana yang sopan ya!
  • Restoran Tip Top
Berbagai jenis es krim yang menggugah selera (Foto: Via)
Tepat berlokasi di depan Rumah Tjong A Fie, Restoran Tip Top merupakan salah satu restoran yang terkenal di Kota Medan. Makanan yang ditawarkan bervariasi mulai dari khas Barat, Oriental, dan Indonesia dengan citarasa yang menggugah selera. Tak hanya makanan, Tip Top juga menawarkan berbagai jenis es krim homemade yang murah dan tentunya lezat.
Interior Tip Top juga masih kental dengan nuansa Eropa, lengkap dengan pelayan yang menggunakan baju ala Tuan Tanah Belanda, yaitu baju putih lengan panjang dan celana putih panjang, lengkap dengan topinya!
  • Bolu Meranti
Bolu gulung keju yang menjadi favorit (Foto: hesmacuisinealso.blogspot.com)
Untuk urusan oleh-oleh, Bolu Meranti memang sudah sangat terkenal sekali sebagai buah tangan khas Kota Medan. Berbagai macam jenis bolu gulung ditawarkan disini, mulai dari rasa keju, moka, coklat, dan pandan. Keju merupakan jenis bolu yang paling favorit karena keju yang ditaburkan diatas bolu tidak main-main dan membuat rasa bolu semakin lezat. Harga yang dipatok pun sangat sesuai dengan rasa dan porsi bolu yang besar. Namun, hati-hati dengan berbagai merk yang mirip dengan Bolu Meranti, namun dengan rasa yang tentu berbeda.
Tempat-tempat wisata di Medan memang masih sangat kental dengan suasana kolonial, serasa membawa kita ke jaman dulu. Dengan menggunakan becak motor (bentor), kita dapat mengelilingi Kota Medan tersebut dalam waktu yang singkat saja, yakni kurang dari 24 jam karena letak lokasi wisatanya yang berdekatan. Selamat mengeksplorasi Medan!
(VIA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s