Popular Posts

Monday, August 29, 2016

Ajukan Cicilan Biaya Pendidikan, Mahasiswa Disarankan untuk Cuti?

Sumber : google.com


Kampus UB – Menjelang tahun ajaran baru 2016/2017 dimulai, memang banyak sekali pembaharuan-pembaharuan yang dilakukan oleh Universitas Bakrie. Beberapa hari terakhir ini, beredar isi tentang sistem pembayaran biaya pendidikan yang tidak bisa lagi dilakukan dengan cara mencicil.
Fiqrianto, mahasiswa Menajemen angkatan 2014 mengaku telah mengajukan berkas-berkas dan persyaratan untuk menyelesaikan administrasi biaya pendidikan dengan cara mencicil, tetapi malah disarankan agar cuti akademik untuk sementara waktu.
“Saya mengajukan berkas-berkas permohonan saya hari Senin (15/08/2016), dan hari Jumat (19/08/2016) saya menanyakan kabar itu, lalu hari Minggu (21/08/2016) saya dikabari seperti itu, agar saya cuti akademik dulu”, jelas Fiqri saat dikonfirmasi oleh tim Meclub Online (25/08/2016).
Sebelum Fiqri mengajukan permohonan biaya pendidikan dengan cara mencicil, ia mengaku sempat menanyakan terlebih dahulu bagaimana prosedurnya kepada Kepala Biro Kemahasiswaan, dan Admisi Keuangan.
Fiqri mengaku, tanggapan yang diberikan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Sri Pratiwi saat itu sangat baik karena langsung memberikan saran kepadanya.
“Sebenarnya ketika saya ajukan (15/08/2016) belum ada kejelasan dari Pak Warek (re: wakil rektor) mengenai kebijakan tersebut, tetapi Bu Wiwik menginfokan agar saya melengkapi persyaratan  seperti, slip gaji orang tua, tagihan rekening listrik dan air, foto copy kartu keluarga, foto copy KTP orang tua, dan membuat surat yang menjelaskan latar belakang mengapa ingin mencicil”, ujar Fiqri.
Saat Fiqri sudah melengkapi semua berkas tersebut, ia merasa bahwa itu adalah sebuah titik terang karena Sri Pratiwi nantinya akan meneruskan berkas-berkas permohonannya  kepada Achmad Reza Widjaja, Wakil Rektor Bidang Non-Akademik Universitas Bakrie.
Tetapi saat Fiqri menanyakan kabar perihal bagaimana kelanjutan dari permohonan yang ia ajukan, ia mendapat kabar bahwa untuk saat ini tidak bisa lagi mengajukan biaya pendidikan dengan cara mencicil.
“Hari Jumat (19/08/2016) saya nanya kabar itu, Minggunya (21/08/2016) saya dikabari oleh Bu Wiwik kalau ia sudah menanyakan ke Pak Warek dan katanya (Pak Warek) memang saat ini nggak bisa mencicil, jadi disarankan cuti akademik saja”, jelas Fiqri
Walaupun kebijakan ini masih belum resmi ditetapkan, tapi Fiqri berharap ada kebijakan yang arif dan bijaksana terhadap persoalan ini. Ia berharap ada keterangan yang jelas mengapa permohonan pembayaran akademik dengan angsuran diberi kesempatan untuk cuti akademik dahulu.
“Menurut saya sayang sekali, kalau kami mahasiswa harus cuti karena nggak bisa mengajukan permohonan cicilan. Kami mencicil pun dengan kesepakatan, dengan artian pasti akan kami lunasi, karena kami tahu kalau tidak dilunasi kami nggak bisa ikut ujian”, ujar Fiqri
Saat dikonfirmasi kepada Sri Pratiwi mengenai perkara ini, ia masih enggan untuk berkomentar karena sedang mengurus hal lain. Begitu pun Achmad Reza Widjaja, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor, ia belum bisa ditemui untuk menanyakan kejelasan dari kebijakan tersebut.

Tim Liputan    : Habel Andreas Zebua
Penulis            : Firstnanda Rindu Harini

0 comments:

Post a Comment