Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

CSR Komunikasih, Buktikan Penerapan “Experience the Real Things”

(Penutupan CSR Komunikasih di RPTRA Akasia, Tebet) Jakarta – Program Corporate Social Responsibility (CSR) Komunikasih Universitas Bakrie, yang sudah berjalan selama kurang lebih 3 minggu, akhirnya selesai dilaksanakan. Kegiatan yang merupakan inisiasi dari mata kuliah CSR dan Relasi Komunitas pada peminatan Corporate Communication and Public Relation ini, membuktikan bahwa “ Experience the Real Things ” benar-benar diterapkan. Kegiatan yang diadakan di Ruang Publik Terpadu Rumah Anak (RPTRA) Akasia, Tebet Jakarta Selatan sudah dimulai semenjak 17 Desember 2016 lalu. Penutupan ini (8/01), diisi oleh berbagai kegiatan. Salah satunya adalah penyuluhan mengenai pengolahan bahan pangan yang baik, sehat dan aman oleh Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie. (Penyuluhan pengolahan makanan disampaikan oleh mahasiswa dari Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan) (Suasana saat ibu-ibu mengikuti penyulihan pengolahan makanan) Penyuluhan diikui oleh ibu-ibu

Tambah Wawasan Kecantikan Bersama WGTC-UB

(Suasana seminar Wardah Goes To Campus) Kampus UB – Wardah Goes to Campus (WGTC) merupakan event hasil kerjasama antara Wardah Brand Ambassador Jakarta dengan Departemen Komunikasi dan Informasi (Dept. Kominfo) BEM-UB 2016/2017. WGTC-UB yang sudah diselenggarakan pada tanggal 5-6 Januari 2017 ini, memiliki berbagai sub acara, yaitu seminar karir dan recruitment PT Paragon Technology and Innovation,  talkshow, dan beauty class . Rani Apriliani, selaku Kepala Departemen Kominfo BEM-UB menuturkan bahwa alasan diselenggarakannya acara ini karena perkembangan fashion dan makeup yang sangat pesat pada zaman sekarang, apalagi dikalangan mahasiswa. Sehingga ia mengambil kesempatan kerja sama tersebut untuk mahasiswa/i Universitas Bakrie. “Pertama, karena fashion makin berkembang pesat banget , apalagi zaman sekarang di kalangan mahasiswa yang namanya makeup kayanya nggak bakal lepas dari mahasiswa. Karena ini ada kesempatan makanya kita ambil. Lumayan banyak juga sih pemi

Maroon Festival, Wajah Baru Liga Merah Maroon

Sumber : www.bakrie.ac.id Kampus UB –  Liga Merah Maroon, kompetisi olahraga dan seni tahunan terbesar di Universitas Bakrie, pada tahun ini menunjukkan wajah barunya. Pada tahun-tahun sebelumnya, Liga Merah Maroon memiliki 2 sub acara, yaitu internal yang ditujukan untuk Keluarga Mahasiswa Universitas Bakrie (KM-UB) dan eksternal untuk tingkat SMA dan Universitas. Namun, pada kepengurusan BEM-UB periode 2016/2017, Liga Merah Maroon berganti nama menjadi Maroon Festival. Pergantian nama ini tentunya didasarkan pada alasan yang jelas dan sudah melalui beberapa pertimbangan. Dalam hal ini, Faris Aditya, selaku Kepala Departemen Pengembangan Minat dan Bakat (Dept. Pemikat) BEM-UB menuturkan beberapa alasan tentang keputusan perubahan nama acara tersebut. Alasan pertama, dikarenakan tidak memungkinkannya BEM-UB untuk menyelenggarakan Liga Merah Maroon eksternal, sebab tidak sesuai dengan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK BEM-UB) yang sudah ditetapkan.  “ So , kalau misa