Skip to main content

Instagram dan Snapchat Mencabut Integrasi Giphy Karena GIF Rasis.


GIF Rasis Muncul Saat Mencari Kata Kunci 'Crime'.

Credit : Dokumen Pribadi ( at Source)

Kalian udah tau belum nih kalau fitur DIF di Instagram sudah dihapus? 

Instagram dan Snapchat telah menghapus fitur stiker Giphy mereka setelah netizen menemukan GIF rasis yang dapat ditambahkan ke postingan Snaps atau Instastories.

Instagram dan Snapchat masing-masing menambahkan integrasi Giphy ke fitur Stories mereka di awal tahun 2018, yang memungkinkan pengguna dapat menambahkan GIF ke Stories mereka. GIF rasis dilaporkan muncul saat seseorang netizen mencari kata "Crime". GIF tersebut bertuliskan "N––– Crime Death Counter – Keep Cranking Bonzo, the Numbers Just Keep on Climbing!"

Snapchat berkata "Begitu kami menyadarinya, kami menghapus GIF tersebut dan telah menonaktifkan integrasi dengan Giphy sampai kami yakin ini tidak akan terjadi lagi ... sementara ini kami sedang menunggu pihak Giphy untuk mengatasinya."

GIF rasis yang sama juga ditemukan di Instagram, yang menunjukkan bahwa pihak Giphylah yang salah. Giphy tampaknya telah menghapus GIF tersebut karena tidak lagi tersedia di Instagram. Juru bicara Instagram berkata "Jenis konten ini tidak cocok di Instagram. Kami telah menghentikan integrasi dengan Giphy selagi mereka menyelidiki masalah ini."

Pernyataan resmi Snapchat adalah "Kami menghapus integrasi Giphy dari Snapchat sampai kami yakin bahwa ini tidak akan terjadi lagi."

Credit : Dokumen ( at Source)

Credit : Dokumen ( at Source)

Snapchat meluncurkan integrasi dengan Giphy pada tanggal 20 Februari sehingga netizen dapat meramaikan foto dan video mereka dengan gambar bergerak. Instagram membangun integrasi Giphy yang serupa pada 23 Januari.
Ini bukan kasus pertama Snapchat dengan konten rasis. Pada bulan Agustus 2016, Snapchat dikritik karena menciptakan augmented reality lens stereotip Asia yellowface yang memberi netizen efek mata sipit.

Snapchat juga menghadapi kritik yang meluas setelah merilis filter Bob Marley yang menurut netizen setara dengan "digital blackface " pada 20 April 2016 lalu.
Kontroversi muncul ketika Snapchat mempromosikan konsep Bob Marley pada tanggal 20 April, liburan ganja (Marijuana Holiday) yang kerap dikenal dengan nama 4/20. Netizen berpendapat bahwa hal itu juga menyinggung perasaan Bob Marley dengan mengasosiasikan dirinya dengan ganja tanpa menghormati warisan musikalnya.

Giphy adalah search engine dan database online yang memungkinkan netizen mencari dan berbagi file GIF. Blackface adalah bentuk make-up teater yang sebagian besar digunakan oleh pemain non-hitam untuk mewakili orang kulit hitam. Yellowface adalah praktik aktor kulit putih yang mengenakan make-up dan kostum yang berfungsi sebagai representasi dari orang Asia.

Netizen masih bisa mengunggah GIF ke Instagram dengan cara mengubah GIF menjadi video. Netizen hanya perlu mengulang animasi GIF hingga berdurasi lebih dari 3 detik dan di convert menjadi video. Setelah diunggah, Instagram akan memainkannya seperti GIF.

Penulis : AriaBagas
Editor : Helvira Rosa

Source:
https://www.theverge.com/2018/3/10/17103758/instagram-snapchat-racist-gif-giphy
https://www.theguardian.com/technology/2016/apr/20/snapchat-and-kylie-jenner-in-hot-water-over-blackface-filter
https://www.theguardian.com/technology/2016/aug/10/snapchat-racist-asian-filter-yellowface
https://techcrunch.com/2018/03/09/snapchat-removes-giphy-feature-due-to-racial-slur-gif/


Comments

Popular posts from this blog

Kenali Dunia Broadcasting Melalui Guest Lecturers

Kampus UB - Dalam rangka menerapkan tagline yang dimiliki oleh Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yaitu Big Leap To The Real Experience, pada Kamis 18 Mei 2017 diadakan guest lecturer bersama salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu ANTV.
Tema guest lecturer kali ini yaitu "Broadcast Yourself to be Real Broadcaster in Digital Age". Pembicara pada guest lecture kali ini yaitu Edi Cahyadi (Producer at Production ANTV) dan Riyo Nugroho (Spv. Program Director ANTV).
Guest lecture ini diikuiti oleh mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi. Tujuan diadakannya acara tersebut yaitu agar para pesertanya dapat mengetahui bagaimana cara kerja di dunia broadcasting. Selain itu, menurut Ari Kurnia selaku salah satu dosen Ilmu Komunikasi, acara ini juga bertujuan untuk membantu mahasiswa/i dalam menentukan peminatan di semester 3 nanti. 

Berdasarkan pantauan Tim Liputan MeClub Online, antusias mahasiswa/i dalam mengikuti guest lecturer kali ini sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari banyakn…

Wadaw! Akun Receh Twitter Ter-Goks Versi Meclub Online

Main Twitter hari gini udah gak asik?
WAH! Siapa bilang? Coba deh  follow akun-akun ini dulu.
Mungkin beberapa dari  kalian masih menganggap Twitter sudah tidak menyenangkan. Padahal dengan fitur Twitter yang sekarang, semakin banyak orang-orang yang kembali bercuitan di Twitter loh. 
Setelah beberapa tahun timeline Twitter agak sepi lantaran banyaknya model-model aplikasi sosial media seperti Path, Instagram dan Ask Fm. Tapi kamu masih bisa meramaikan lagi dan lebih menghibur lagi isi timelinemu dengan rekomendasi enam akun receh Twitter yang wajib untuk difollow. Penasaran?
1. @yeahmahasiswa
    2. @handokotjung Ide brilliant emang suka mengalir dengan sendirinya. Seperti halnya @handokotjung ini. Dia suka banget membuat  tweet receh bin nyeleneh. Yang membuat lebih terkejutnya lagi adalah tweetnya bisa menembus hingga 17 ribu retweet-an lhoo…. Amazing!

       3. @seterahdeh Emang paling terserah deh sama cuitannya di Twitter @seterahdeh  yang nyeleneh banget. Tapi entah mengapa, orang-oran…

Sapta Agung Pratama, Presiden Baru MeClub Universitas Bakrie!

Sapta Agung Pratama, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012 resmi menggantikan Ridwan Aji Pitoko, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2011 sebagai presiden MeClub Universitas Bakrie, Kamis (2/7). Terpilihnya Sapta, panggilan akrabnya, tak lepas dari banyaknya suara yang memilihnya sebagai presiden MeClub periode 2015-2016. Sapta pun menjadi presiden ketiga sepanjang sejarah MeClub Universitas Bakrie setelah Tri Wahyuni pada 2012-2013 dan Ridwan Aji Pitoko pada 2013-2015.
Sapta akan dibantu Nursita Sari selaku sekretaris jendral (sekjen) dalam memimpin MeClub. Sebelumnya, keduanya sudah tergabung dalam jajaran pengurus MeClub, yakni sebagai General Manager MecRadio dan General Manager MecOnline. Keduanya akan dibantu oleh anggota sebelumnya, yakni mahasiswa dan mahasiswi Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012, 2013, dan 2014.
Tugas pertama Sapta dan Nursita adalah membentuk jajaran pengurus MeClub yang baru untuk periode kepemim…