Langsung ke konten utama

KUMIS: Sundel Bolong Nonton Bioskop

Grafik oleh Nabilla Ramadhian

Sekarang sudah bukan lagi manusia yang suka nongkrong di bioskop. Setan juga, loh!

Siapa diantara kalian yang belum pernah mengunjungi bioskop? Pasti kalian pernah setidaknya satu kali ke bioskop. Bioskop menjadi salah satu tempat untuk menghibur diri atau melepas penat di sela-sela waktu padat.

Tetapi apa jadinya apabila bioskop yang kalian pikir akan menyenangkan ternyata terdapat banyak makhluk halus dan juga suasana yang menyeramkan? Bukan rasa senang yang didapat tetapi rasa takut.

Salah satu bioskop yang membuat bulu kuduk kita berdiri yaitu Bioskop Atom. Bioskop Atom yang berdiri di Jalan Atom, Kecamatan Citeureup menjadi saksi bisu kemistisan yang hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Sejak terbengkalai 20 tahun silam, kondisi gedung tak ber­tuan itu kian lapuk dimakan usia. Bangunan tua yang ma­sih berdiri itu juga tak luput dari suasana mistis. Bahkan, tempat itu pernah dijadikan sebagai uji nyali acara “Dunia Lain”.

Presenter Sara Wijayanto pun menuliskan dan mendokumentasikan saat dirinya mencoba masuk bioskop tersebut. Saat dirinya memasuki salah satu teater, punggungnya terasa berat.

“Nafas saya juga sesak,” tulisnya. Ia juga bercerita kalau teater tersebut memiliki bau amis dan bau busuk yang tercium berulang kali. Bisokop ini terdapat dua studio kecil dan besar.

Namun, kedua studio tersebut telah dijadikan basecamp para makhluk halus. Ada yang jahil, ada yang terus menangis, ada juga sosok nenek berambut gimbal yang sangat mengerikan.

Dari banyaknya sosok makhlus halus yang muncul, ada satu yang menarik perhatian Sara. Sosok tersebut selalu mengikuti dan memperhatikan dirinya dengan raut wajah sedih seolah ingin menyampaikan sesuatu.

Sara yakin bahwa bau amis yang ia cium saat pertama masuk ke tempat itu berasal dari sosok tersebut. Tangan pucatnya memegang pergelangan tangan Sara dan meminta tolong kepadanya.

Awalnya, sosok tersebut hanya berbisik, “Tolong aku… Tolong aku…” namun lama-kelamaan sosok itu berteriak serta menangis histeris.

Setelah Sara berusaha berkomunikasi dengan sosok tersebut, diketahui bahwa sosok itu meninggal karena aborsi. Menurutnya, setelah lama berkomunikasi sosok tersebut semakin mengerikan.

Terlihat jelas bahwa sosok itu merupakan… SUNDEL BOLONG!!! Sundel bolong tersebut baunya amis dan busuk. Sosok tersebut duduk dibangku nomor lima dari bawah bagian paling pinggir sebelah kiri.

Apakah kalian bisa melihatnya?

Credit: facebook.com


        
Sumber: Facebook dan Youtube
Penulis: Vira Savirah
Editor: Nabilla Ramadhian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay