Popular Posts

Tuesday, May 22, 2018

Review: Deadpool 2 Memadukan "Dark Jokes" dan Unsur Kekeluargaan


 
Credit: santabanta.com
Deadpool, salah satu mutan dari Marvel yang terkenal berisik, ‘berkepala batu’, banyak tingkah dan lucu ini kembali melanjutkan kisah petualangannya di layar lebar. Masih mengusung konsep yang sama, Deadpool 2 resmi dirilis pada Selasa (15/5/2018).

Aksi kekerasan brutal? Komedi vulgar? Tenang saja, kedua hal tersebut masih akan kamu temui di film ini karena inilah yang menjadi daya tarik film ini. Walaupun harus rela beberapa adegannya disensor agar tayang di Indonesia, secara visual adegan aksi dalam film ini masih dapat dinikmati.

Alur cerita Deadpool 2 tidak jauh berbeda dengan film pertamanya. Dimulai dengan kebahagian, kemudian kehancuran yang akhirnya berakhir bahagia kembali.

Pada awal film, kita mungkin akan dibuat kebingungan karena alur ceritanya yang terasa terlalu cepat dan terpatah-patah. Hal ini membuat film terasa terlalu padat di awal.

Fokus film mulai terasa ketika sosok mutan dari masa depan, Cable, datang untuk bertarung dan mengubah masa depan di mana keluarganya dibunuh oleh salah satu mutan. Ia lah Russel, mutan muda yang dicari Cable yang tidak lain adalah mutan yang juga dijaga oleh Deadpool.  Russell juga menjadi kunci dari film ini.

Hal yang menarik adalah after credit di film ini. Seperti film Marvel lainnya, Deadpool 2 juga memiliki sejumlah after credit. Bisa dikatakan after credit Deadpool 2 sedikit berbeda dengan film lainnya dan mungkin bisa disebut salah satu yang terunik dan sukses mengundang tawa.

Banyak cameo yang ditampilkan, terlebih lagi saat Deadpool berada di Xavier School, bergabung bersama rekan X-Men dan membuat tim X-Force.

Sejak awal hingga akhir, “Deadpool 2” merupakan film keluarga yang sangat menyentuh namun masih kental akan unsur dark jokes yang segar.



Penulis: Meidiana Aprilliani
Editor: Nabilla Ramadhian

0 comments:

Post a Comment