Langsung ke konten utama

Anak Bawang Making Cuan : Yang Muda Juga Bisa Kaya


Belajar Bersama Academy menggelar acara bertajuk JAKARTA INSIGHT TALKS : Anak Bawang Making Cuan. Tidak sendiri, kali ini event tersebut diadakan bersama dengan HardFun Education di TierSpace – Coworking Jakarta, Jalan Bakti no.10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Adanya talkshow tersebut bertujuan untuk membahas tentang bagaimana caranya generasi muda zaman sekarang menjadi lebih produktif juga menciptakan peluang usaha sesuai potensi diri masing-masing.

Dilangsungkan pada 22 Desember 2018, acara mengundang tiga pembicara untuk membagikan cerita, pengalaman, dan pengetahuan mereka seputar bsinis kepada audiens.

Mereka adalah Dhea Machika, pemilik Purple.id, sebuah bisnis clothing line berbasis media sosial instagram, Isya Yusrilyahya, seorang Stock Market Broker and Practitioner yang bekerja di Sinergi Investama dan Putri Yulia, sebagai CEO sekaligus Founder Kostoom Social Enterprise.


Ketiga pembicara, Dhea Machika (kiri), Isya Yusrilyahya (tengah), Putri Yulia (kanan)
Foto : Rizki Aulia Rahman


Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dimoderatori oleh Andika Deni, Founder HardFun Education.  Selanjutnya, para pembicara satu persatu menjelaskan materi mereka, dimulai dari Dhea Machika yang membagikan informasi, tahapan dalam memulai bisnis yang digelutinya. Yang kedua, Isya Yusril, memberikan kiat-kiat dalam berinvestasi serta memotivasi anak muda, khususnya mahasiswa untuk berani mencobanya. Ketiga, Putri Yulia menyampaikan tentang hal-hal dibutuhkan untuk menjalankan dan memulai usaha kita.

“Temukan masalah di sekitar kita. Berita bagusnya adalah, Indonesia itu tempatnya masalah. Masalah sosial di Indonesia itu banyak sekali, daripada tunggu pemerintah selesaiin masalah itu, kenapa tidak kita menjadikan hal itu sebagai opportunity?” ujar Putri Yulia.
 
Antusiasme audiens terlihat jelas ketika beberapa dari mereka melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk ketiga pembicara setelah mendengarkan materi. Selanjutnya, acara disii dengan kesimpulan yang disampaikan oleh salah satu pendiri Belajar Bersama Academy, Pandit Sumawinata yang juga dosen prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Bakrie. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian merchandise dan hiburan musik.


Pembagian Merchandise Oleh Pandit Sumawinata

Foto : Rizki Aulia Rahman




Nah! Udah tau dong gimana caranya menjadi seorang entrepreneur muda lewat acara ini? Jadi, jangan takut mencoba dan terus berusaha ya Sobat MeClub!

Penulis   : Agnes Teresia & Rizky Aulia Rahman
Editor     : Arinda Dediana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay