Skip to main content

E-Scooter : Fasilitas baru yang ada di GBK


Gelora bung karno (GBK) Senayan, Jakarta menjadi tempat terbaik untuk melepaskan kepenatan dengan melakukan aktivitas berolahraga bagi warga ibukota. Sejumlah fasilitas penunjang disediakan agar semua kalangan bisa menikmati waktu olahraganya dengan lebih nyaman. Selain itu, area Gelora Bung Karno selalu dipadati pengunjung untuk berolahraga, seperti lari pagi atau bersepeda.  Kalian bisa bersepeda keliling komplek GBK yang luasnya sekitar 67 hektar. Namun, ada lagi fasilitas baru yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung, yaitu skuter elektronik atau yang sering disebut dengan e-scooter

Skuter elektris (secara internasional lebih dikenal sebagai electric kick-scooters atau e-scooters) merupakan skuter yang 100% digerakan dengan tenaga listrik, sehingga tidak memproduksi asap dan suara bising. Skuter elektris biasanya mempunyai satu roda di depan dan di belakang, dan terkadang skuter elektris juga didesain dengan tiga roda. Kecepatan skuter elektris biasanya 20 – 50 km/jam, tetapi terdapat juga model yang bisa menempuh jarak hingga 80 km/per jam. Skuter elektris memiliki berat rata-rata antara 7 – 40 kg dan bisa dibebani dengan berat 100 – 200 kg. 

Walaupun kebanyakan skuter elektris digunakan dalam posisi berdiri dan hanya didesain untuk satu orang, tetapi ada juga beberapa skuter elektris yang memiliki lebih dari satu tempat duduk. Selain itu skuter elektris juga dikenal dengan mekanisme lipat yang cepat, sehingga memudahkan untuk disimpan dan dibawa. Di Indonesia orang menyingkatnya dengan sebutan skutis, yang merupakan singkatan dari skuter elekrtis.

Skuter Elektris pertama kalinya dalam sejarah diproduksi oleh perusahaan Ajak Motor Vehicle yang berlokasi di New York City pada tahun 1900-an. Awal tahun 1920-an Ransome menciptakan sepeda elektris dengan French Corporation, kemudian diikuti Application Electro Mecaniques. Mereka menciptakan sebuah penemuan, yang mereka sebut dengan Electrocyclette, pada tahun 1927. Bagaimanapun bentuknya lebih seperti sepeda beroda 3 dibandingkan dengan skuter, karena ada roda satu di belakang dan dua roda di depan. Selama periode Perang Dunia II, menunjukan bahwa bahan bakar gas begitu banyak dikonsumsi. Sehingga membuat orang berpikir untuk memperbaiki situasi seperti ini dengan membuat pengganti penggunaan gas untuk keperluan perjalanan. Selama periode ini, Earle Williams seorang penemu mencoba untuk mengubah siklus yang dioperasikan dengan bahan bakar menjadi siklus listrik. Beberapa kemajuan dalam sejarah skuter listrik dibuat pada tahun 60-an dan 70-an. 

Di Indonesia e-scooter sudah beroperasi sejak awal tahun 2018tetapi e-scooter ini beroperasi dikawasan luar Gelora Bung Karno sejak awal Desember 2018. Saat ini sudah terdapat 5 unit e-scooter yang dapat di sewa oleh pengunjung di area pintu zona 11 Gelora Bung Karno.

 “Kita sih menyediakan e-scooter ini sebanyak 5 unit karena termasuk baru juga jadi pertama di munculin nya sedikit dulu, kalau nanti antusias warga ibu kota tinggi kemungkinan bakalan nambah lagi”, ujar Oskar budiono (24) salah satu pengelola e-scooter yang ditemui di GBK corner. 

E-Scooter beroperasi mirip dengan scooter pada umumnya, hal yang membedakannya adalah scooter elektrik ini menggunakan energi lisrik yang disimpan dalam baterai, sehingga ramah lingkungan. E scooter hanya dapat melaju dengan kecepatan rendah yaitu 30Km/jam dan tidak menimbulkan suara  yang menyebabkan mengganggu kenyamananorang sekitar yang sedang berolahraga di area luar Gelora Bung Karno. Tarif yang ditawarkan pun relatif terjangkau, hanya dengan merogoh kocek Rp 30.000,-  masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas e- scooter selama 1 jam, dan hanya dapat digunakan di arealuar Gelora Bung Karno. 
Keberadaan e-scooter ini disambut baik oleh warga ibu kota. Karena keberadaannya masyarakat dapat mengelilingi kawasan luar Gelora Bung Karno tanpa merasa lelah sedikit pun. Tetpi e-scooter ini dapat membuat badan bergerak karena mengendarai e-scooter bisa menghilangkan rasa bosan, serta berlatih menyeimbangkan tubuh ketika kita berolahraga.  Serta orang – orang yang menggunakan e-scooter ini berkomentar bahwa mereka telah mengurangi tingkat stres mereka, karena skuter ini memfasilitasi mereka dalam berbagai cara. Selain itu, mereka berpendapat bahwa mengoperasikannya sangat mudah karena semua skuter listrik menggunakan komponen keselamatan listrik standar, seperti pemutus sirkuit dan sekering untuk melindungi pengendara mereka juga menyertakan fitur keamanan yang cerdas, seperti terputusnya daya otomatis untuk mengamankan listrik yang tersimpan pada baterai. Tidak seperti bensin, jadi tidak ada bahaya ledakan yang terkait dengan baterai.

e-scooter ini aman digunakan untuk berbagai kalangan juga sih dan cara mengoperasikan nya juga gampang” ujar salah satu pengguna e-scooter,  Sasa (13).

Karena e-scooter ini merupakan kecanggihan teknologi yang membuat masyarakat tertarik untuk mencobanya. Pasalnya, ketersediaan unit e-scooter yang terbatas namun pengunjung tetap rela menunggu untuk menggunakan e-scooter di kawasan luar Gelora Bung Karno.

 “Pada awalnya akujuga belum tau ada e-scooter di Gelora Bung Karno ini, aku melihat orang yang pake kayanya seru dan itu menarik perhatian saya jadi akucoba aja sewa” Ucap salah satu pengguna e-scooter, Sasa (13).

Disisi lain cara penggunaannya pun mudah, hanya dengan jalan beberapa langkah lalu kemudian di gas dan e-scooterpengunjung sudah bisa menggunakannya untuk keliling di kawasan area luar Gelora Bung Karno. Karena antusiasme warga ibu kota yang sangat tinggi, rencananya e-scooter ini akan ditambah.

“Rencananya sih bakal ditambah tapi belum tau pastinya kapan” ujar Oskar budiono (24) salah satu pengelola e-scooter di Gelora Bung Karno. 

Selain e-scooter di kawasan luar GBK, anda juga dapat menikmati fasilitas lainnya seperti sepeda. Hal ini diadakan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kekuatan serta keseimbangan dan ordinasi otot otot dalam tubuh. Tetapi agak sedikit berbeda dengan e-scooter, jika ingin menyewa sepeda ini dapat digunakan dengan berbasis aplikasi gowes yang dapat di akses dengan ponsel pintar.

Jika sepeda menggunakan aplikasi gowes, lain halnya dengan e-scooter yang hanya bayar secara langsung. Dan perlu diperhatikan masyarakat yang menyewa nya diingatkan sebelum berkeliling untuk batas waktu habisnya.

Selain itu e-scooter ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihannya yaitu ukurannya kecil dibandingkan dengan sepeda motor biasa, ramah lingkungan dan juga mudah parkir baikdi dalam ruangan maupun diluar. Kekurangannya yaitu kendaraan bertenaga listrik hanya bisa dipakai sampai kecepatan skuter elektis yang lebih rendah dibandingkan dengan sepeda motor biasa, akan tetapi jika beroperasi dikawasan Gelora Bung Karno ini sangat cocok sekali karena GBK merupakan kawasan olahraga jadi tidak mengganggu orang lain yang sedang lari maupun bersepeda. kekurangan e-scooter lainnya yaitu membutuhkan waktu cas yang lebih lama dari pada sepeda motor biasa yang menggunakan bahan bakar bensin. Dan ini pun menjadi salah satu kendala bagi warga Ibu Kota yang ingin menyewa e-scooter di kawasan Gelora Bung Karno, karena mereka harus menunggu jika baterai tersebut masih dalam kondisi cas.

Bagi anda yang ingin menyewa e-scooter jam operasional buka setiap hari pada mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.



Penulis  :
- Cok Putri Nadilla Visda A. 
- M. Farhan Rizqullah P 
- Stefani Wijaya 

Comments

Popular posts from this blog

Wadaw! Akun Receh Twitter Ter-Goks Versi Meclub Online

Main Twitter hari gini udah gak asik?
WAH! Siapa bilang? Coba deh  follow akun-akun ini dulu.
Mungkin beberapa dari  kalian masih menganggap Twitter sudah tidak menyenangkan. Padahal dengan fitur Twitter yang sekarang, semakin banyak orang-orang yang kembali bercuitan di Twitter loh. 
Setelah beberapa tahun timeline Twitter agak sepi lantaran banyaknya model-model aplikasi sosial media seperti Path, Instagram dan Ask Fm. Tapi kamu masih bisa meramaikan lagi dan lebih menghibur lagi isi timelinemu dengan rekomendasi enam akun receh Twitter yang wajib untuk difollow. Penasaran?
1. @yeahmahasiswa
    2. @handokotjung Ide brilliant emang suka mengalir dengan sendirinya. Seperti halnya @handokotjung ini. Dia suka banget membuat  tweet receh bin nyeleneh. Yang membuat lebih terkejutnya lagi adalah tweetnya bisa menembus hingga 17 ribu retweet-an lhoo…. Amazing!

       3. @seterahdeh Emang paling terserah deh sama cuitannya di Twitter @seterahdeh  yang nyeleneh banget. Tapi entah mengapa, orang-oran…

Kenali Dunia Broadcasting Melalui Guest Lecturers

Kampus UB - Dalam rangka menerapkan tagline yang dimiliki oleh Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yaitu Big Leap To The Real Experience, pada Kamis 18 Mei 2017 diadakan guest lecturer bersama salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu ANTV.
Tema guest lecturer kali ini yaitu "Broadcast Yourself to be Real Broadcaster in Digital Age". Pembicara pada guest lecture kali ini yaitu Edi Cahyadi (Producer at Production ANTV) dan Riyo Nugroho (Spv. Program Director ANTV).
Guest lecture ini diikuiti oleh mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi. Tujuan diadakannya acara tersebut yaitu agar para pesertanya dapat mengetahui bagaimana cara kerja di dunia broadcasting. Selain itu, menurut Ari Kurnia selaku salah satu dosen Ilmu Komunikasi, acara ini juga bertujuan untuk membantu mahasiswa/i dalam menentukan peminatan di semester 3 nanti. 

Berdasarkan pantauan Tim Liputan MeClub Online, antusias mahasiswa/i dalam mengikuti guest lecturer kali ini sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari banyakn…