Skip to main content

'Unicorn' yang Ramai Diperbincangkan Pada Debat Pilpres 2019


Setelah debat Pilpres pertama yang banyak diperbincangkan tentang moderatornya, debat Capres Indonesia kedua yang berlangsung pada Minggu (17/2) antara calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sukses menarik perhatian netizen. 

Debat Pilpres kali ini mengusung tema Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, serta Infrastruktur. Terdapat beberapa perbedaan dari debat sebelumya. Perbedaan tersebut adalah tidak adanya kisi-kisi pertanyaan untuk masing-masing capres. Akan ada satu segmen yang membebaskan kedua capres untuk saling tanya jawab. Untuk pendukung kedua paslon sudah tidak disediakan tempat duduk tribun di belakang paslon. Panelis dipilih langsung oleh KPU, serta ada kamera yang mengikuti kedua peserta dari lokasi keberangkatan hingga lokasi debat dilaksanakan. Debat ini pun berjalan sangat seru dan menjadi pembicaraan masyarakat yang menontonnya.

 
Meme Debat Pilpres (source: Instagram)


Salah satu hal yang menarik dari debat Pilpres ini adalah munculnya istilah unicorn. Istilah ini muncul ketika calon presiden nomor urut 01 Jokowi bertanya kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo mengenai strategi yang akan dilakukannya di bidang infrastruktur guna membantu industri 'Unicorn' di Indonesia. Sebelum kita bahas lebih jauh, sobat meclub sudah tahu belum apa unicorn itu ?


Jika menurut masyarakat awam unicorn mungkin dianggap sebagi hewan mitologi berbentuk kuda terbang. Lalu apa hubungannya dengan perusahaan? Unicorn dalam dunia perusahaan tidak ada hubungannya dengan kuda terbang, walaupun istilah tersebut memang diambil dari makhluk yang sering muncul di legenda barat tersebut.

 
Meme Debat Pilpres (source: Twitter)

Berdasarkan laman International Business Times, menuliskan istilah unicorn pertama kali dikemukan oleh seorang investor asal Amerika Serikat yang mendirikan Cowboy Ventures, Aileen Lee, yang awalnya tertarik untuk berinvestasi di salah satu perusahaan yang masuk golongan tersebut.

Unicorn kini bukan satu-satunya istilah untuk menunjukkan golongan sebuah perusahaan rintisan, kini juga dikenal decacorn dan hectocorn. Decacorn digunakan untuk menyebut perusahaan rintisan yang memiliki nilai valuasi US$10 miliar atau Rp140 triliun, sementara hectocorn sebesar US$100 miliar atau atau Rp1.400 triliun.

Di kawasan Asia Tenggara sendiri terdapat 10 perusahaan startup yang menyandang status unicorn per Juli 2018, 4 di antaranya ada di Indonesia berdasarkan data yang dikutip dari  laman Techsauce.co. Keempat perusahaan tersebut ialah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Pertanyaan yang diajukan calon presiden nomor urut 01 kepada calon presiden nomor urut 02 mengenai infrastruktur dalam teknologi unicorn ternyata menjadi bahan pembicaraan warga net di media sosial twitter dengan tagar #DebatSebel, hingga muncul berbagai jenis meme yang menyinggung unicorn tersebut.
  



Meme Debat Pilpres (source: Twitter)

Penulis: Khairunnisa
Editor: Arinda Dediana

Comments

Popular posts from this blog

Wadaw! Akun Receh Twitter Ter-Goks Versi Meclub Online

Main Twitter hari gini udah gak asik?
WAH! Siapa bilang? Coba deh  follow akun-akun ini dulu.
Mungkin beberapa dari  kalian masih menganggap Twitter sudah tidak menyenangkan. Padahal dengan fitur Twitter yang sekarang, semakin banyak orang-orang yang kembali bercuitan di Twitter loh. 
Setelah beberapa tahun timeline Twitter agak sepi lantaran banyaknya model-model aplikasi sosial media seperti Path, Instagram dan Ask Fm. Tapi kamu masih bisa meramaikan lagi dan lebih menghibur lagi isi timelinemu dengan rekomendasi enam akun receh Twitter yang wajib untuk difollow. Penasaran?
1. @yeahmahasiswa
    2. @handokotjung Ide brilliant emang suka mengalir dengan sendirinya. Seperti halnya @handokotjung ini. Dia suka banget membuat  tweet receh bin nyeleneh. Yang membuat lebih terkejutnya lagi adalah tweetnya bisa menembus hingga 17 ribu retweet-an lhoo…. Amazing!

       3. @seterahdeh Emang paling terserah deh sama cuitannya di Twitter @seterahdeh  yang nyeleneh banget. Tapi entah mengapa, orang-oran…

Kenali Dunia Broadcasting Melalui Guest Lecturers

Kampus UB - Dalam rangka menerapkan tagline yang dimiliki oleh Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yaitu Big Leap To The Real Experience, pada Kamis 18 Mei 2017 diadakan guest lecturer bersama salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu ANTV.
Tema guest lecturer kali ini yaitu "Broadcast Yourself to be Real Broadcaster in Digital Age". Pembicara pada guest lecture kali ini yaitu Edi Cahyadi (Producer at Production ANTV) dan Riyo Nugroho (Spv. Program Director ANTV).
Guest lecture ini diikuiti oleh mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi. Tujuan diadakannya acara tersebut yaitu agar para pesertanya dapat mengetahui bagaimana cara kerja di dunia broadcasting. Selain itu, menurut Ari Kurnia selaku salah satu dosen Ilmu Komunikasi, acara ini juga bertujuan untuk membantu mahasiswa/i dalam menentukan peminatan di semester 3 nanti. 

Berdasarkan pantauan Tim Liputan MeClub Online, antusias mahasiswa/i dalam mengikuti guest lecturer kali ini sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari banyakn…

Sapta Agung Pratama, Presiden Baru MeClub Universitas Bakrie!

Sapta Agung Pratama, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012 resmi menggantikan Ridwan Aji Pitoko, mahasiswa Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2011 sebagai presiden MeClub Universitas Bakrie, Kamis (2/7). Terpilihnya Sapta, panggilan akrabnya, tak lepas dari banyaknya suara yang memilihnya sebagai presiden MeClub periode 2015-2016. Sapta pun menjadi presiden ketiga sepanjang sejarah MeClub Universitas Bakrie setelah Tri Wahyuni pada 2012-2013 dan Ridwan Aji Pitoko pada 2013-2015.
Sapta akan dibantu Nursita Sari selaku sekretaris jendral (sekjen) dalam memimpin MeClub. Sebelumnya, keduanya sudah tergabung dalam jajaran pengurus MeClub, yakni sebagai General Manager MecRadio dan General Manager MecOnline. Keduanya akan dibantu oleh anggota sebelumnya, yakni mahasiswa dan mahasiswi Jurnalistik dan Komunikasi Media Massa angkatan 2012, 2013, dan 2014.
Tugas pertama Sapta dan Nursita adalah membentuk jajaran pengurus MeClub yang baru untuk periode kepemim…