Skip to main content

Accounting Fair : Mempersiapkan Para Akuntan Di Era 4.0


Suasana Seminar Accounting Fair 2019 yang diadakan Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie

Program studi Akuntansi Universitas Bakrie kembali menyelenggarakan  Accounting Fair dengan tajuk “Accounting In Revolution 4.0 To Achieve Sustainable Development Goals 2030”. Acara yang digelar mulai Kamis (7/3/2018) ini dibuka oleh Aditya Nur Agustian sebagai ketua penyelenggara AF 2019. Dihadiri olehTri Pujadi Susilo, Ketua Prodi Program Studi Akuntansi, peserta Accounting Championship berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Accounting Fair (AF) sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie dengan mengusung berbagai konsep dan kreasi baru di setiap tahunnya. Acara AF sendiri berlansung selama tiga hari, dari tanggal 07 hingga 09 Maret mendatang. Pada tahun 2019, ada beberapa inovasi baru yang dilangsungkan dalam AF, hal ini juga di sampaikan oleh Adit selaku Ketua penyelenggara AF 2019.

“AF basicnya itu lomba itu dari tahun dulu sampai tahun sekarang sama tapi kita berkreasi dengan adanya nasional seminar, nasional akuntan seminar, terus ada karya tulis ilmiah, dan bazar,” kata Adit.

Usai pembukaan pada Kamis, kegiatan dilanjutkan dengan technical meeting lomba karya tulis ilmiah untuk tingkat Universitas dan lomba Accounting Championship dari berbagai SMA.  Adit menjelaskan, lomba yang diadakan bertujuan untuk mempertahankan eksistensi akuntan ditengah hadirnya berbagai teknologi baru yang mempermudah manusia dalam berbagai bidang.

“Mempersiapkan para akuntan untuk di era 4.0, dan memberi wawasan untuk mereka bahwa di era 4.0 itu berpengaruh besar dalam kehidupan per akuntan,”





Reporter: Siti Nuratina
Penulis: Siti Nuratina
Editor: Firly Fenti

Comments

Popular posts from this blog

E-Scooter : Fasilitas baru yang ada di GBK

Gelora bung karno (GBK) Senayan, Jakarta menjadi tempat terbaik untuk melepaskan kepenatan dengan melakukan aktivitas berolahraga bagi warga ibukota. Sejumlah fasilitas penunjang disediakan agar semua kalangan bisa menikmati waktu olahraganya dengan lebih nyaman. Selain itu, area Gelora Bung Karno selalu dipadati pengunjung untuk berolahraga, seperti lari pagi atau bersepeda.  Kalian bisa bersepeda keliling komplek GBK yang luasnya sekitar 67 hektar. Namun, ada lagi fasilitas baru yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung, yaitu skuter elektronik atau yang sering disebut dengan e-scooter
Skuter elektris (secara internasional lebih dikenal sebagai electric kick-scooters atau e-scooters) merupakan skuter yang 100% digerakan dengan tenaga listrik, sehingga tidak memproduksi asap dan suara bising. Skuter elektris biasanya mempunyai satu roda di depan dan di belakang, dan terkadang skuter elektris juga didesain dengan tiga roda. Kecepatan skuter elektris biasanya 20 – 50 km/jam, tetapi terda…

Wadaw! Akun Receh Twitter Ter-Goks Versi Meclub Online

Main Twitter hari gini udah gak asik?
WAH! Siapa bilang? Coba deh  follow akun-akun ini dulu.
Mungkin beberapa dari  kalian masih menganggap Twitter sudah tidak menyenangkan. Padahal dengan fitur Twitter yang sekarang, semakin banyak orang-orang yang kembali bercuitan di Twitter loh. 
Setelah beberapa tahun timeline Twitter agak sepi lantaran banyaknya model-model aplikasi sosial media seperti Path, Instagram dan Ask Fm. Tapi kamu masih bisa meramaikan lagi dan lebih menghibur lagi isi timelinemu dengan rekomendasi enam akun receh Twitter yang wajib untuk difollow. Penasaran?
1. @yeahmahasiswa
    2. @handokotjung Ide brilliant emang suka mengalir dengan sendirinya. Seperti halnya @handokotjung ini. Dia suka banget membuat  tweet receh bin nyeleneh. Yang membuat lebih terkejutnya lagi adalah tweetnya bisa menembus hingga 17 ribu retweet-an lhoo…. Amazing!

       3. @seterahdeh Emang paling terserah deh sama cuitannya di Twitter @seterahdeh  yang nyeleneh banget. Tapi entah mengapa, orang-oran…

Larang Mahasiswanya Kenakan Almet Saat Unjuk Rasa, Edaran Senat UB Tuai Pro Kontra

Sumber foto: Thearyaten
Jakarta, 25 September 2019 – Senat Universitas Bakrie mengumumkan pelarangan bagi mahasiswa/i Universitas Bakrie untuk melakukan aksi demo di DPR kemarin dengan mengenakan almamater kampus. Hal ini disampaikan dalam unggahan Instagram @senatub yang diunggah pada Senin, (23/9).
Sumber: Intagram.com/senatub
“Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Universitas Bakrie bahwa Jas Almamater tidak boleh digunakan untuk kegiatan demonstrasi di gedung DPR RI pada tanggal 24 September 2019 sebagaimana yang tertera pada SOP Penggunaan Jas Almamater pada Pasal 10 poin A. Pihak Kampus Universitas Bakrie memberikan sanksi berupa pengeluaran (DROP OUT). Maka dari itu, jika tetap ingin tetap berpartisipasi turunlah atas nama rakyat dan mahasiswa tanpa membawa/mengenakan atribut identitas Universitas Bakrie.” bunyi siaran pers/press release Senat Universitas Bakrie.
Sumber: Intagram.com/senatub
Jika dilihat dari penjelasan yang ada di slide ke-2 gambar dalam unggahan tersebut, laranga…