Langsung ke konten utama

#AMIS 4: Misteri 5 Gunung di Jawa Barat


Indonesia memang terkenal dengan barisan pegunungannya yang akan membuat kita berdecak kagum. Sejumlah gunung pun menjadi tantangan lebih bagi para pendaki untuk ditaklukkan. Namun, seperti mitos yang diyakini sejumlah masyarakat Indonesia, bahwa lokasi-lokasi alam dianggap menjadi tempat 'hidup' makhluk-makhluk astral.  

Pulau Jawa merupakan pulau yang memiliki gunung terbanyak di Indonesia, salah satunya Jawa Barat yang memiliki banyak pegunungan indah dan mempesona. Bahkan pesonanya mampu mengundang ribuan wisatawan untuk mendaki ke sana. Tapi di balik keindahannya, tenyata gunung-gunung di Jawa Barat menyimpan cerita misteri yang tak banyak diketahui oleh semua orang. Kejadian-kejadian mistis itu kerap dirasakan oleh beberapa pendaki. Mulai dari melihat penampakan yang diduga makhluk halus, tersesat, hingga bahkan hal-hal di luar nalar pernah dialami oleh para pendaki gunung di Jawa Barat. Meskipun tak banyak orang yang percaya namun kejadian ini nyata adanya.

Nah, berikut ini beberapa gunung di Jawa barat yang disebut-sebut sebagai gunung yang penuh misteri: 
Gunung Salak 
Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat (dok. Google)
Siapa yang tidak tahu Gunung Salak? Banyak sekali kejadian mistis di Gunung Salak. Kisah mistis Gunung Salak ini muncul sudah sejak zaman kolonial Belanda. Kejadian mistis ini bertambah ketika beberapa pesawat jatuh, kecelakaan, bahkan menghilang di Gunung Salak. Para pendaki pun mengaku sering melihat penampakan tentara, bayangan hitam, dan macan bermata lebar saat mendaki. Juga menurut beberapa cerita masyarakat setempat, banyak pendaki yang mengalami hal mistis seperti mengaku melihat pasar dan berbelanja di tengah hutan saat malam hari.

Konon area pemakanan Mbah Gunung Salah di puncak Gunung Salak I adalah tempat termistis. Di sana terdapat tulisan Jawa yang artinya perempuan dilarang mendekat dan bersikap tidak sopan. Bukan hanya itu saja, di Gunung Salak juga terdapat ‘Kampung Setan yang konon menjadi tempat para makhluk halus bersarang.         Selain itu, kejadian aneh yang sering terjadi adalah hanya sedikit pendaki yang mampu sampai ke puncak gunung Salak. Kebanyakan pendaki mengaku sering mengalami hal mistis aneh yang menyebabkan pendaki-pendaki itu tidak sanggup untuk mencapai puncak gunung tersebut.

Gunung Ciremai 

Gunung Ciremai memang indah. Apalagi gunung ini memiliki dua kawah yang cukup membuat penasaran para pendaki. Meskipun begitu ada banyak sekali kejadian misterius yang terjadi di gunung ini.

Gunung Ciremai (dok. Google)
Konon kejadian mistis di sini adalah karena ada sosok-sosok penting dalam sejarah masa lampau yang pernah lalu lalang di Gunung Ciremai. Misalnya sosok Nyi Linggi dan 2 macan tutul yang menurut cerita di masyarakat meninggal di puncak saat semedi di Batu Lingga.

Kejadian mistis ini bertambah ketika diketahui bahwa beberapa pendaki mendengar suara kuda meringkik dan suara gamelan saat malam hari. Menurut mitos, suara kuda meringkik ini adalah suara kuda seorang tentara Jepang yang meninggal di atas puncak. Sedangkan suara gamelan adalah suara musik makhluk tak kasat mata yang tinggal di Gunung Ciremai.

Bukan hanya itu saja, penampakan yang diduga kuntilanak dan bayangan hitam juga acap kali mengganggu pendaki. Menurut Fahmi Kurniawan, salah satu karyawan swasta di Jakarta yang pernah mengalami hal aneh ketika mendaki Gunung Ciremai.



Fahmi bersama beberapa rekannya melakukan pendakian ke Gunung Ciremai sekitar bulan Juni 2018 kemarin. "Saya naik Gunung Ciremai sekitar H+1 lebaran bersama salah satu teman saya yang bernama Gerald," ujarnya. Ketika mendaki gunung tersebut hal aneh yang dialami oleh Fahmi adalah seperti diikuti saat naik dari pos 3 ke pos 4 di Gunung Ciremai.

"Waktu itu pas naik dari pos 3 ke pos 4. Saya seperti ada yang mengikuti. Tapi saya biasa aja, dan untungnya tidak ada hal yang aneh sampai saya pulang," tambahnya.
 

Gunung Gede


Gunung Gede, Bogor, Jawa Barat (dok. Google)
Gunung Gede terkenal memiliki pemandangan indah layaknya dalam film-film luar. Kumpulan bunga edelweiss yang bermekaran di Surya Kencana menjadi poin dari perjalanan mendaki Gunung Gede. Namun tahukah kalian? Nyatanya Surya Kencana adalah spot paling mistis di Gunung Gede.
Pos Surya Kencana Camping Ground (dok. Google)

Kejadian mistis dan tidak masuk akal sering kali dialami oleh para pendaki saat ingin camping di Surya Kencana. Konon di sinilah Pangeran Surya Kencana bersemayam. Ia bersama rakyat jin menjadikan alun-alun Surya Kencana menjadi tempat untuk bersemayam. Petilasan Pangeran Surya Kencana ini sendiri diketahui berupa sebuah batu besar berbentuk pelana di tengah alun-alun Surya Kencana ini.

Konon pendaki yang berbuat baik tidak akan mengalami kejadian mistis di sini. Namun jika sering berkata kasar, mengeluh, dan pipis sembarangan biasanya akan mengalami kejadian mistis. Salah satu pendaki Gede sendiri pernah mengalami kejadian mistis ketika kencing sembarangan di hutan dekat kawasan camping Surya Kencana. Ia melihat penampakan kupu-kupu raksasa dan serigala yang hampir menerkamnya. Lalu beberapa yang lain melihat orangtua berpakaian abu-abu serta sosok kuntilanak di atas pohon.

Gunung Bukit Tunggul

Gunung Bukit Tunggul, gunung yang merupakan salah-satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda Purba di zaman prasejarah, yang terletak di Jawa Barat juga memiliki kisah angker, seperti penuturan kisah yang dialami oleh salah satu pendaki, yaitu Allbi yang mendaki Gunung Bukit Tunggul pada Juli tahun 2016. 

Gunung Bukit Tunggul (dok. Google)

"Di gunung itu, saya pernah mengalami pengalaman yang cukup mencekam. Tersesat di hutan, bersama enam orang mencari jalan keluar selama 36 jam, di tengah pohon yang dipenuhi lumut, daun-daun berduri, dan hewan-hewan asli pedalaman," ujarnya. 


Keanehan itu ia rasakan usai berjalan kurang lebih 3 jam dari pos pertama. Saat itu ia bersama temannya melewati jalan setapak yang menanjak, mencecar batang-batang kayu dengan sebilah golok, kemudian memasuki area hutan gelap dengan pepohonan yang cukup rapat.


"Awalnya kami berpikir, agar menuju puncak lebih cepat, maka tak ada salahnya untuk membuka jalan. Itulah awal kesalahan kami. Bertindak sembrono tanpa tahu apa risikonya. Kami sadar bahwa kami tersesat usai melewati 3 kali pohon tumbang besar yang melintang di tengah jalan. Agung (temannya) yang pertama menegaskan kalau kita sedang tersesat," tambahnya.


Setelah, membuat tenda malam harinya. Pagi hari, Allbi dan temannya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

"Di tengah jalan, saya temukan sebuah selang air milik warga, kemudian saya memutuskan untuk bertahan di situ sambil berharap ada warga yang datang. Sayang, setelah 2 jam menunggu, tak kunjung ada orang. Kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan," cerita Allbi.


Lalu ia melihat sebuah gubuk dan di gubuk tersebut ada burung yang disimpan di sebuah sangkar, burung itu terlihat kurus, dan basah. Anehnya, di tengah hutan seperti itu, mana ada orang yang memelihara burung?

Di tengah pikiran yang mulai aneh-aneh dan kalang kabut, antara tak bisa kembali ke rumah dan selamanya di hutan. Persediaan makanan sudah menipis. Akhirnya ia berhasil diselamatkan oleh warga.


"Di tengah keputusasaan, ada suara musik dangdut yang keluar dari sebelah timur. Kami ikuti suara itu, dan Akhirnya, kami bertemu dengan seorang warga yang kebetulan sedang mencari obat-obatan. Ya, kami diselamatkan oleh warga itu," kenangnya.


Ia juga bercerita mengenai mitos yang ada di Gunung Bukit Unggul. Konon, di atas sana, terdapat sebuah kolam yang berisi ikan, ikan-ikan itu akan hilang saat kolam surut, kemudian kembali saat kolam terisi air.


"Ada juga yang mengatakan, kalau mendaki Gunung Bukit Tunggul, jangan hari Selasa atau Kamis, entah apa alasannya, tapi memang sudah menjadi aturan, kata warga setempat "kalau ingin selamat, ya mesti dituruti," tandas Allbi.

Gunung Halimun

Gunung Halimun (dok. Google)


Dalam istilah Sunda, Halimun memiliki arti ‘kabut’. Konon nama ini dipilih karena Gunung Halimun sering sekali berkabut, bahkan bisa dibilang setiap saat. Gunung Halimun sendiri berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, berdampingan dengan Gunung Salak yang terkenal mistis.

Tak kalah mistis dengan Gunung Salak, di Gunung Halimun juga banyak terjadi kejadian mistis. Konon Gunung Halimun adalah benteng Kerajaan Siliwangi. Sehingga jika ada orang yang lewat di gunung ini konon akan mengalami kejadian mistis. Bahkan burungpun akan mati jika melintas di atas wilayahnya. Kejadian hilang dan kecelakaan pesawat yang terbang di Gunung bahkan dikait-kaitkan dengan kejadian ini.

Meskipun begitu, kejadian-kejadian itu tidak sepenuhnya dipercaya oleh semua orang. Namun di sisi lain pendaki Gunung Halimun ternyata juga pernah mengalami kejadian mistis dan melihat penampakan menyeramkan di Gunung Halimun.

Itulah 5 gunung di Jawa Barat yang memiliki julukan ‘mistis’. Entah benar atau tidaknya, alam selalu mempunyai rahasia yang tak pernah dimengerti oleh manusia.

Penulis: Yudha Sucianto
Editor: Arinda Dediana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay