Langsung ke konten utama

Ingin Ikut Uji Coba MRT? Berikut Tata Caranya!


ILUSTRASI. Benny Rachmadi - Piknik di MRT Jakarta

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta saat ini sedang melakukan uji coba publik sebelum resmi dibuka untuk umum. Uji coba ini dilakukan dengan jumlah penumpang yang dibatasi untuk 12-24 Maret 2019.  Calon penumpang kereta MRT sudah bisa mendaftar untuk megikuti uji coba kereta MRT sejak 5 Maret 2019. Pendafataran uji coba kereta MRT untuk tanggal 12-24 Maret 2019. 
Sobat MeClub pasti mau dong ikut mencoba kereta MRT? Terlebih uji coba kereta MRT tanpa dikenakan biaya alias gratis! Berikut tata cara ikut uji coba kereta MRT gratis.




Pertama, masuk ke laman http://www.ayocobamrtj.com. Sebelum masuk ke laman tersebut pastikan kalau kalian sudah punya akun Bukalapak ya, jika belum memiliki akun maka harus resgitrasi melalui e-mail atau nomor telepon.





Setelah masuk ke laman http://www.ayocobamrtj.com, sobat MeClub bisa langsung Log In dengan akun Bukalapak. Setiap akun dapat memesan, dibatasi hanya 2 tiket untuk uji coba kereta MRT. Kemudian, pilih waktu  dan stasiun keberangkatan serta pemberhentian untuk tujuan akhir calon penumpang.
                                                     
Selanjutnya, calon penumpang wajib mengisi data diri nama lengkap dan nomer kartu identitas. Kita tinggal menunggu e-mail, karena bukti e-ticket yang memuat barcode akan dikirim ke e-mail masing-masing.

Calon penumpang kereta MRT akan mendapatkan e-ticket melalui e-mail, sebelum naik kereta MRT calon penumpang wajib menunjukkan bukti e-ticket dan kartu identitas kepada petugas stasiun.


Nah, itu merupakan cara untuk ikut uji coba kereta MRT Jakarta. Selamat mencoba sobat MeClub, jangan sampai kelewatan untuk merasakan layanan uji coba kereta MRT!

Penulis: Khairunnisa
Editor: Arinda Dediana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay