Langsung ke konten utama

Universitas Bakrie Selenggarakan Wisuda Ke-10 Secara Online

 

Doc: Pribadi


JAKARTA- Universitas Bakrie menggelar wisuda ke 10 secara online pada Sabtu (20/03/21). Dikarenakan masih dalam pandemi COVID 19, wisuda dilaksanakan melalui aplikasi Zoom dan pemindahan tali toga dilakukan oleh orang tua masing-masig wisudawan dan wisudawati. Wisuda dibuka oleh sambutan dari rektor Universitas Bakrie Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.sc., Ph.D., IPU. 

Sebanyak 615 mahasiswa Tahun Ajaran 2019/2020 dan 2020/2021 lulus pada hari ini. Mahasiswa yang lulus terdiri dari 46 mahasiswa S2 Manajemen, 131 mahasiswa S1 Manajemen, 74 mahasiswa S1 Akuntansi, 227 mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, 33 mahasiswa S1 Ilmu Politik, 13 mahasiswa S1 Sistem Informasi, 19 mahasiswa S1 Informatika, 18 mahasiswa S1 Teknik Industri, 15 mahasiswa S1 Teknik Sipil, 27 mahasiswa S1 Teknik Lingkungan, dan 12 mahasiswa S1 Teknologi Pangan.

Professor Nick Klomp, B.App.Sc, B.Sc(Hon), Ph.D. dari CQUniversity Australia ikut memeriahkan acara sebagai orator dalam orasi ilmiah. Sebelum orasi, terdapat persembahan tarian Lenggang Nyai yang ditampilkan oleh UKMA Tari Tradisional Universitas Bakrie.

Beberapa tamu undangan yang hadir termasuk Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ratna Indira Nirwan Bakrie dan Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah 3- Jakarta, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc.

Acara berlangsung selama kurang-lebih 3 jam dengan rapih dan tertib serta ditutup oleh doa dan nyanyian lagu Hymne Bakrie oleh Paduan Suara Mahasiswa Universitas Bakrie. PSM Universitas Bakrie juga mempersembahkan penampilan menyanyikan lagu ‘Greedy’ dari Ariana Grande dan Cendol Dawet dari Alm. Didi Kempot.

 

 Penulis: Risya Effhel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay