Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Pemerintah Perkirakan Jumlah Pemudik Yang Nekat Meski Sudah Dilarang

(Doc: google) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan bahwa masih terdapat masyarakat yang nekat mudik meskipun sudah diberi larangan. "Dan kalau dilarang, itu potensinya masih tetap 13 persen dari total itu. Jadi sekitar hampir 10 jutaan (yang akan tetap mudik)," ucap Muhadjir pada Selasa (20/04/2021) Larangan mudik Lebaran 2021 telah ditetapkan oleh pemerintah untuk seluruh masyarakat di Tanah Air. Larangan mudik akan berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Masyarakat pun dihimbau agar tidak bepergian ke luar daerah pada saat mendekati dan sesudah tanggal tersebut. Pemerintah menerapkan larangan mudik Lebaran guna mencegah terjadinya penyebaran serta peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah sudah memperkirakan sekitar 13 persen dari 80 juta pemudik akan tetap melakukan mudik Lebaran dan pulang ke daerahnya masing-masing meskipun sudah ada larangan. Muhadjir juga memastikan bahwa larangan mudi

Commcreation Universitas Bakrie Hadir Berbeda di Tahun Ini

  Doc : Pribadi JAKARTA - Kegiatan acara workshop yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie merupakan kegiatan yang selalu diadakan setiap tahunnya. Acara workshop ini disebut dengan communication creative in action atau biasa disapa dengan sebutan ( Commcreation ). Commcreation pada tahun ini berkolaborasi dengan C-Project dimana keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu mengajak mahasiswa ilmu komunikasi dan para peserta untuk lebih mengenal dan memahami tentang peminatan jurusan yang ada di ilmu komunikasi. Selain itu, acara ini juga memberikan kepedulian terhadap keadaan ruang lingkup yang ada di lingkungan sekitar. Penyelenggaraan pada tahun ini tentu diadakan secara online dikarenakan masih adanya pandemic COVID-19.   Walaupun acara diselenggarakan secara online, tetapi tidak menutup kemungkinan acara ini berjalan dengan lancar dan sukses. Karena, tahun ini tema yang diberikan sangat menarik perhatian para peserta dan juga para

Penumpang Terminal Pulo Gebang Normal di Bulan Puasa

                       Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, memaparkan jumlah penumpang masih terlihat normal pada awal puasa 1442 H.  Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Satuan Pelaksana Terminal Terpadu Pulo Gebang Afif Muhroji saat ditemui di kantornya, Selasa (13/4/2021). “Sebetulnya penumpang normal saja, cuma memang pada (1 April 2021) ada lonjakan, jumlah penumpang 2.600 orang,” ucap Arif. Jumlah penumpang pada hari biasa di Terminal Terpadu Pulo Gebang terbilang masih dibawah 2.000 orang selama masa pandemi.  Pada data hari ini per pukul 12.00 WIB, sudah terdapat 335 penumpang telah diberangkatkan dari Terminal Terpadu Pulo Gebang. Sejauh ini Terminal Terpadu Pulo Gebang masih melayani penumpang sampai pada periode mudik Lebaran, 6-17 Mei 2021. Sesuai dengan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah tentang larangan mudik. Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang Bernard Pasaribu mengatakan, layanan bus AKDP (Antarkota Dalam Provinsi) dan AKAP (Antarkota Antarpr

Peri Darah

  Doc: Google “Hey, kau ini ya! Aku sudah bilang jangan memasak tengah malam begini! Nanti kalau terluka dan Peri Darah datang bagaimana?!” Arthur hanya menghela napas saat kakaknya merampas pisau di tangannya, dan meletakkannya kembali ke rak dapur. Lagi-lagi soal itu. Kakaknya, Allistair, memang percaya sekali dengan hal-hal seperti mitos, pamali , cerita lama, mitologi, legenda, folktale , dan semacamnya. Mau seaneh apapun, pasti akan diikuti atau dihindarinya. Padahal, sekarang sudah tidak ada lagi yang percaya dengan hal-hal seperti itu. Setiap Arthur bertanya atau mengeluhkan hal ini, kakaknya selalu menjawab dengan ‘Aku hanya ingin menjagamu. Orang tua kita sudah tidak ada, dan kau satu-satunya yang aku punya.’ Kalau sudah dibilang begitu, ia jadi tidak bisa melawan. Kedua orang tua mereka meninggal beberapa bulan yang lalu, setelah melanggar tabu setempat. Jadi, sebagai adik dan keluarga satu-satunya, Arthur maklumi saja. Bahkan meski ia juga jadi harus mengikuti apa ya

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Kabupaten Malang

Doc : Google Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4). Berdasarkan catatan BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 25 km. Lokasi gempa berada 90 kilometer dari Kabupaten Malang. Akibat gempa tersebut warga Kabupaten Malang berhamburan keluar rumah karena kaget dan panik. Dilansir dari CNN Indonesia, Lawandi warga Kota Surabaya mengatakan "Saya kaget, saya kira kepala saya pusing, ternyata gempa,". Meski memiliki magnitudo hingga 6,7, BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Gempa yang berpusat di Malang ini juga terasa hingga beberapa wilayah seperti Blitar, Ponorogo, Surabaya, Sidoarjo, Yogyakarta, hingga Bali.  Dilansir dari CNN Indonesia, Putu warga Denpasar mengatakan ia merasa seperti ditendang saat duduk di kursi, warga pada berhamburan keluar rumah, dan gempanya sangat terasa. Hingga kini belum diketahui ada atau tidaknya dampak dari

Suka Menonton Film Horor? Berikut Dampak Positif dan Negatif Bagi Kesehatan Dari Menonton Film Horor

  Sumber : Google.com Ditengah pandemi seperti ini perlunya mengisi waktu luang sehingga tidak jenuh selama di rumah. Salah satunya dengan cara yaitu dengan menonton film horor.  Pada umumnya, banyak orang menganggap rasa takut dari menonton film genre tersebut sebagai suatu emosi yang tidak menyenangkan. Tetapi, bagi sebagian orang lainnya banyak yang senang menonton film horor sebagai memicu rasa takutnya.  Banyak orang yang mencoba dan menguji seberapa tingkat keberanian diri mereka ketika menonton film horor tersebut. Mereka juga ingin mengetahui tingkat batas rasa takut yang mereka tolerir dan juga tidak jarang muncul rasa kepuasan tersendiri ketika menahan rasa takut tersebut.  Dari rasa puas tersebut, berikut dampak positif dan juga negatif bagi kesehatan dari penyuka nonton film horor.  Dampak positif dari menonton film horor. Baik untuk kekebalan tubuh  Dari menonton film horor tersebut, akan mengalami rasa takut yang dimana ritme pernapasan dan juga detak jantung akan meningk

Hilang

  Doc: Google Ini kejadian nyata. Dulu sekali, tepatnya sewaktu aku masih baru memasuki jenjang Taman Kanak-Kanak. Memang sudah lama, tapi ngeri yang tertinggal masih sangat membekas. Sebagai latar belakang, bangunan TK-ku berada di sebuah perumahan terpencil. Semua rumah di sana berseberangan menghadap sungai. Rumah-rumah di sana pun mayoritas berdindingkan lapisan semen kasar, dengan keadaan memprihatinkan. Kawasan tersebut benar-benar sepi, dan di antara setiap rumah banyak diselingi petak-petak tanah lapang. Ditambah lagi jalan di sana nyaris tidak pernah dilalui kendaraan, sehingga tidak ada lampu-lampu jalanan. Kawasan rawan memang. Agak suram malahan. Namun, pemandangan sungai dan naungan pepohonannya cukup menyejukkan di sana. Aku dan teman-temanku di TK itu juga jadi dapat bebas bermain, tidak perlu takut membuat keributan. Banyaknya tempat kosong juga berarti ada banyak pilihan tempat bermain bersama. Menghasilkan kesenangan tersendiri bagi kami semua. Di depan dereta

Banjir Terjang NTT, Korban Mencapai 54 Orang

  Doc: Google JAKARTA- Telah banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/4) dini hari. Sampai saat ini, ada sekitar 54 orang meninggal dalam peristiwa tersebut. "Jumlah korban longsor yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa hingga Minggu sore, ada 54 orang dari sebelumnya 20 orang, sementara ini upaya pencarian masih terus berlangsung di lapangan," kata Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli kemarin. Di beberapa desa seperti di Kabupaten Flores Timur, banjir bandang menyebabkan kelongsoran tanah. Longsoran paling parah terjadi di Desa Nele Lamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur. Agustinus mengatakan, bencana itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 01.00 Wita. Banjir terjadi akibat hujan yang disertai angin kencang dan terjadi cukup lama. Air yang mengalir deras di pemukiman warga saat banjir bandang terjadi tak hanya membawa longsoran tanah, tetapi kayu bahkan batu-batu besar yang langsung menghantam permukima

Unik, Restoran di Jakarta Seperti Makan di Kebun

  Doc: Instagram/mandirasgarden Restoran yang bernama Mandira’s Garden yang berada di Kawasan Jakarta Selatan tepatnya di Jl. Kemang Timur no 55 buka pada hari Senin sampai hari Sabtu pada pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Restoran yang satu ini merupakan restoran yang menarik, yang menyajikan makan seperti di kebun. Restoran ini menyajikan tempat outdoor dan tempat indoor. Restoran ini menyajikan tempat makan yang dimana dikelilingi oleh tanaman yang dihasilkan sendiri oleh pemilik restoran. Dengan dikelilingi berbagai tanaman, membuat restoran ini menjadi terlihat sangat Instagrammable. Doc: Instagram/mandirasgarden Restoran ini sangat cocok untuk para vegetarian karena menyajikan berbagai minuman dan juga makanan yang diproduksi menggunakan sayur–sayuran dan buah–buahan yang segar langsung diproduksi oleh pemilik restoran tersebut. Selain memiliki berbagai spot foto, restoran ini bahkan menggunakan bahan – bahan yang dihasilkan dari tanamannya, tidak hanya makanan saja. Restoran ini jug

Ada Apa dengan Wajahku?

  Doc: Google Perkenalkan, namaku Sarah. Aku merupakan murid pindahan di sekolah ini. Sebelumnya aku bersekolah di sebuah pedesaan, tetapi karena ayahku yang memiliki pekerjaan di kota sehingga aku ikut pindah dengan keluargaku dan masuk ke sekolah ini. Aku memiliki paras yang manis dan cantik, itu kata teman-temanku saat pertama kali masuk ke sekolah dan aku jadi pusat perhatian para murid di sekolah. Karena parasku yang menarik ini, sehingga aku memiliki banyak teman dan juga tidak sedikit yang tidak menyukaiku.  Aku sangat tertarik dengan sekolah ini karena ekstrakurikuler nya yang sangat banyak dan juga aktif. Salah satu ekstrakurikuler yang menarik perhatianku yaitu “modelling”. Aku selalu mempunyai impian untuk tampil percaya diri diatas panggung dengan pakaian yang menarik. Dengan demikian, aku mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini.  Sampai suatu hari, ketika aku mengikuti pelajaran matematika seperti biasa tiba-tiba salah satu guru pun datang ke kelasku dan mencariku. “Permisi