Langsung ke konten utama

Belum di Vaksin? Begini Cara Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Gratis

Bagi kamu yang belum mendapatkan dosis vaksinasi Covid-19, artinya kamu harus segera daftarkan dirimu karena dengan melakukan vaksinasi kamu akan beresiko lebih kecil tertular virus Covid-19. Apalagi, kini beberapa fasilitas umum mesyaratkan wajib melakukan vaksinasi. Dikutip dari Kompas.com, hingga Sabtu (7/8) dari 49.801.823 atau 18 persen warga yang menerima vaksin dosis pertama, 23.345.264 di antaranya sudah rampung divaksin. 

Sumber : Google

Tidak perlu khawatir karena vaksinasi Covid-19 ini gratis dari pemerintah, berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan : 

1. Datangi fasilitas kesehatan 

Fasilitas kesehatan menjadi wadah untuk mendapatkan vaksin Covid-19, utamanya untuk masyarakat lanjut usia.

Vaksinasi akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan masyarakat baik di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta. 

2. Melalui laman setiap ibu kota provinsi

Peserta juga bisa mendaftar di laman yang disediakan di masing-masing ibu kota provinsi:

  • DKI Jakarta: dki.kemkes.go.id
  • Serang: serang.kemkes.go.id
  • Bandung: bandung.kemkes.go.id
  • Semarang: semarang.kemkes.go.id
  • Surabaya: surabaya.kemkes.go.id
  • Yogyakarta: yogyakarta.kemkes.go.id
  • Denpasar: denpasar.kemkes.go.id
  • Banda Aceh: bandaaceh.kemkes.go.id
  • Pangkal Pinang: pangkalpinang.kemkes.go.id
  • Bengkulu: bengkulu.kemkes.go.id
  • Gorontalo: gorontalo.kemkes.go.id
  • Jambi: jambi.kemkes.go.id
  • Pontianak: pontianak.kemkes.go.id
  • Banjarmasin: banjarmasin.kemkes.go.id
  • Tanjung Selor: tanjungselor.kemkes.go.id
  • Palangkaraya: palangkaraya.kemkes.go.id
  • Samarinda: samarinda.kamkes.go.id
  • Tanjung Pinang : tanjungpinang.kemkes.go.id
  • Lampung: lampung.kemkes.go.id
  • Ambon: kotaambon.kemkes.go.id
  • Ternate: ternate.kemkes.go.id
  • Mataram: mataram.kemkes.go.id
  • Kupang: kupang.kemkes.go.id
  • Manokwari: manokwari.kemkes.go.id
  • Jayapura: jayapura.kemkes.go.id
  • Riau: pekanbaru.kemkes.go.id
  • Mamuju: mamuju.kemkes.go.id
  • Makassar: makassar.kemkes.go.id
  • Palu: palu.kemkes.go.id
  • Kendari: kendari.kemkes.go.id
  • Manado: manado.kemkes.go.id
  • Padang: padang.kemkes.go.id
  • Palembang: palembang.kemkes.go.id
  • Medan: medan.kemkes.go.id

 

3. Melalui aplikasi PeduliLindungi

Adapun cara mengecek apakah peserta sudah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19, yaitu:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi di handphone setelah berhasil install.
  • Di halaman awal, pilih menu ‘Jadi Partisipan’, lalu masukkan nomor ponsel dan nama lengkap Anda, kemudian klik ‘kirim OTP’.
  • Masukkan kode OTP rahasia yang dikirim lewat SMS, lalu klik ‘verifikasi’.
  • Sistem PeduliLindungi akan meminta persetujuan untuk mengakses bluetooth, ponsel, dan lokasi (GPS).
  • Pilih ‘menuju beranda’ di halaman beranda.
  • Setelah itu pilih menu Vaksin Covid-19 dan lanjutkan registrasi. Akan muncul pemberitahuan jika belum giliran Anda, seperti: “Maaf. Registrasi Vaksinasi Covid-19 masih menunggu pengumuman dari pemerintah”.

Namun, jika sudah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19, ada beberapa langkah mengecek jadwal vaksinasi, antara lain:

  • Penerima vaksin akan mendapatkan notifikasi pemberitahuan lewat SMS Blast dan ID Pengirim dari PEDULICOVID.
  • Penerima vaksin harus melakukan registrasi ulang melalui SMS. Bisa SMS ke nomor 1199 atau UMB *119#; jangan lupa cek di aplikasi PeduliLindungi atau situ https://pedulilindungi.id; atau melalui Babinsa/Babinkamtibmas setempat.
  • Penerima vaksin akan mendapat kiriman tiket elektronik sebagai undangan yang sudah terverifikasi dari Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19.
  • Pengingat jadwal layanan vaksinasi akan dikirimkan melalui sistem SMS atau aplikasi PeduliLindungi kepada penerima vaksin.

4. Melalui laman Loket.com

  • Pendataran dapat dilakukan melalui laman Loket.com atau di https://loket.com/event/vaksinbbpk.
  • Setelah masuk, klik "Dapatkan Tiekt", lalu pilih kategori tiket yang ingin didapatkan.
  • Terdapat 3 opsi tiket, yaitu "1 orang lansia 60 tahun ke atas", "2 orang lansia dengan 1 pendamping," atau "1 orang khusus umur 50-59 tahun".
  • Kemudian pilih tanggal kehadiran untuk vaksinasi. 
  • Peserta bisa juga memilih jam kedatangan jika masih tersedia dan bia dipesan.

5. Melalui Babinsa/Babinkamtibmas

Bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel, ada cara lain untuk tetap bisa mendapat vaksin Covid-19.

Adapun caranya yaitu dengan melakukan verifikasi melalui Babinsa/Babinkamtibmas. Proses verifikasi akan dibantu dan melibatkan Lurah, Kepala Dusun, Ketua RT/RW, serta Puskesmas setempat.

Penulis : Ammara Tuhfahhani
Sumber : Health.grid.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skripsi Semester 7, Ya atau Tidak?

doc. Google Kebijakan Biro Administrasi Akademik Universitas Bakrie terkait syarat pengambilan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir masih belum banyak diketahui mahasiswa. Kabar yang beredar bahwa mahasiswa baru diperbolehkan mengambil skripsi jika SKS yang terpenuhi sudah mencapai 138 SKS. "Aku ambilnya semester 8 karena emang Ilkom (Ilmu Komunikasi) angkatan pertama baru bisa ambil skripsi pas semester 8. Syaratnya ada minimal 138 SKS dan lulus mata kuliah wajib gitu . Karena emang sistem SKSnya dipaketin gitu , kalo  yang sekarang kan nggak ," ujar lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Firsta Putri Nodia. Sama halnya seperti Firsta, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tingkat akhir (angkatan 2011), Dita Amaliana, pun mengetahui bahwa syarat mengambil skripsi adalah lulus 138 SKS. " Sebenernya sih dapet bocoran tahu gitu dari temen-temen juga. Awalnya katanya 138 SKS sampe semester ini, tapi kan gue udah 140 kalo s

KUMIS: HANTU TOILET MALL GRAND INDONESIA

Grafik oleh Nabilla Ramadhian Credit: youtube.com/watch?v=M6WGgqyxG3c Hai, Namaku Sarah. Hari ini aku memutuskan untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan menonton film baru yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Aku dan 2 orang teman ku memutuskan untuk pergi ke salah satu bioskop di mall besar di tengah kota , Grand Indonesia (GI) . Sesampainya disana , kami berlari-larian untuk mencari “Teater 1 ” karena kami telah terlambat 10 menit. Setelah masuk, di dalamnya sudah penuh dengan penonton. Rata-rata penontonnya adalah anak SMA dan SMP, yaa tidak heran karena film-nya pun tentang kisah cinta remaja SMA. Kami pun de n gan seksama mencari nomor kursi kami yang berada di paling atas kiri teater . Setelah 30 menit film berjalan, aku merasa ingin buang kecil. Aku pun meminta Nisa, salah satu temaku , untuk menemani ke toilet namun ia menolak. Nampaknya ia terlalu tidak rela ketinggalan beberapa adegan manis dalam film yang berhasil membuat

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus bay